BATARAMEDIA.COM | Beredar kabar dari media sosial FaceBook tentang adanya dua sosok lelaki tak dikenal dan mencurigakan tinggal didalam hutan antara wilayah Desa Bontolempangan dan Desa Kohala di Kecamatan Buki Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Kabar inipun dibenarkan oleh kasi Intel Kodim 1415 Selayar, Lettu Abd Rasyid saat dikonfirmasi via WhatsAppnya sekitar pukul 23.45 Wita, Rabu (02/06/21) malam ini.

Sambil mengirimkan potongan postingan dari warga Selayar yang berdomisili di Makassar kepada Lettu Abd Rasyid salah seorang anggota Kodim 1415 Selayar bahwa informasi itu adalah benar adanya. ” Iye, betul saudara.” katanya singkat. “Malahan Satuan Kodim 1415 Selayar saat ini sementara membantu masyarakat melakukan pencarian didalam hutan.” pungkasnya lagi.

Dalam postingan itu disebutkan bahwa kedua lelaki itu tinggal dirumah kebun warga dan berpindah-pindah dengan membawa parang yang terhunus. Dari gerak gerik orang itu sangat mencurigakan. Sebab apabila bertemu warga setempat dan diajak komunikasi keduanya bungkam tak menyahut dan langsung pergi. Akibat prilaku kedua lelaki tak dikenal ini, warga setempat khususnya di Desa Kohala dan Bontolempangan merasa takut untuk mencari nafkah didalam hutan.

READ  Dukung Pemerintah Batalkan Keberangkatan Haji tahun ini, GP Ansor Sulsel: Untuk Kebaikan Bersama

Melihat gelagat kedua orang asin itu, warga Desa Bontolempangan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bontolempangan dan pihak Kepolisian Sektor Bontomanai di Polebungin. Merekapun berharap kiranya kepolisian dapat mengecek langsung ke lokasi akan tetapi tidak ada satupun tanda-tanda atau bekas maupun jejak yang ditinggalkan. Pemerintah setempatpun menghimbau agar bilamana ketemu dengan kedua lelaki itu dapat mengambil gambarnya agar memudahkan dalam proses pencariannya.

Juga dihimbau kepada pemilik Kios diperkampungan khususnya para penjual barang sembilan bahan pokok untuk memperhatikan lelaki asin yang datang berbelanja dan jika tak dikenal agar segera diinfokan kepada pihak pemerintah setempat. Adapun ciri-cirinya, menggunakan gamis panjang warna putih tinggi kurus dengan tinggi badan sekitar 168 centimetar sedangkan yang satunya lagi mengenakan pakaian celana pendek kaos warna hitam dengan tubuh 150 cm agak gemuk dan membawa sebila parang yang terhunus.

READ  Anggota Komisi VI DPR RI, Muh Rafsel Ali Bawakan Bantuan Warga Selayar Rp 4,4 M

Sumber lainnya menyabutkan bahwa yang pertama kali melihat kedua lelaki itu adalah warga Dusun Tenro Desa Bontolempangan masing-masing perempuan bernama Sitti dan perempauan Antan sekira pukul 06.00 Wita pada Senin, 24 Mei 2021 saat akan pergi mencari kenari dan kelapa dihutan, tepatnya dirumah kebun milik Amir. Sumber lain juga menjelaskan bahwa kedua lelaki itu berada didekat pasar Tanabau Tenro Desa Bontolempangan pada Jumat, (28/05/21) sekitar jam 11.00 Wita. Namun setelah diketahui dirinya mencurigakan bagi yang melihatnya kedua lelaki itupun kabur dan kembali masuk hutan.

Untuk mengantisipasi munculnya kejadian yang tak diinginkan bersama maka pemerintah setempat telah mengambil langkah dengan melayangkan surat kepada Danramil 1415-04 Bontomatene di Batangmata dan Babinsa Desa Bontolempangan dengan tembusan kepada Komandan Distrik Mikitar (Dandim) 1415 Selayar. Namun hingga berita ini diturunkan baik warga yang melihat, Kepala Desa Bontolempangan, Camat Buki, Dandim 1415 Selayar dan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) belum bisa dikonfirmasi.

READ  Terima Dana Hibah Dari YESS, Petani Milenial Bantaeng sangat bahagia

 

Penulis ; DSJ

Editor.   ; TS