BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar Tajuddin (40) dan Baharuddin (42) warga Kampung Sicini’ Desa Arung Keke Kecamatan Arung Keke Kabupaten Jeneponto dikabarkan tenggelam disebelah selatan Pulau Polassi Desa Polassi Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan sekitar pukul 02.00 Wita dinihari, Selasa (16/11/21). Sampan yang ditumpangi Tajuddin bersama istrinya Risnawati (30) dan anaknya seorang bayi perempuan berusia kurang lebih satu tahun berangkat dari Kampung Doda Desa Massungke Kecamatan Pasi’masunggu Pulau Jampea sekitar pukul 10.00 Wita dengan menggunakan sampan berukuran kecil tujuan Kahu-Kahu Desa Kahu-Kahu Kecamatan Bontoharu Kepulauan Selayar.

Namun ditengah perjalanan antara Pulau Jampea dan Pulau Polassi bagian selatan sampan yang ditumpangi oleh Tajuddin terbalik dan tenggelam. Iapun terombang ambing selama kurang lebih 3 jam. Dengan dibantu oleh rekannya Baharuddin (42) yang juga menggunakan sampan, ia berhasil menyelamatkan suami istri dan seorang bayi kecil itu. Perjalananpun dilanjutkan menuju Kahu-Kahu. Akan tetapi setelah dilewati Pulau Bahuluang kedua sampan ini diterjang ombak besar dan angin kencang sehingga salah arah dan menuju bagian timur Pulau Selayar. Kedua sampan inipun terombang ambing ditengah laut dan akhirnya sampan yang ditumpangi Tajuddin pecah.

READ  Kebakaran Terjadi di Pemukiman Padat Penduduk kota Makassar

Menurut keterangan Baharuddin rekannya, sampan yang ditumpangi Tajuddin, kini sedang berada dipantai timur disekitar Gantarang Lalang Bata. “Sepupu dua kali saya, Tajuddin bersama istri dan bayinya saat ini sedang berada dipantai timur dalam kondisi selamat. Bayinya dimasukkan ke dalam gabus ikan saat saya tinggalkan. Mereka sudah kehabisan bekal. Namun saya terpaksa tinggalkan karena harus mencarikan orang yang bisa memberikan bantuan untuk dievakuasi.

Ketiga orang anaknya yang lain saya harus selamatkan lagi. Mereka adalah Tasbir (10), Lia (8) dan Tapasya (2). Kami tiba di Pulau Gusung pada pagi hari ini, Kamis (18/11/21). Tetapi karena mesin sampan rusak dan terpaksa saya menggunakan dayung dan terdampar di Pantai Bonea. Mesinpun saya perbaiki dan melanjutkan perlajanan ke Kahu-Kahu dengan membawa ketiga anak dari Tajuddin untuk memberitahukan kepada keluarganya jika Tajuddin bersama istri dan anak bayinya sedang berada dipantai timur Selayar.

READ  MUSDA I Asosiasi permusyawaratan desa Kab. Jeneponto. ini pesan Bupati

Mendapatkan laporan itu, Kepala Desa Bontomarannu, Andi Alang berjanji akan menghubungi Kepala Dusun Gantarang Lalang Bata untuk memberikan bantuan pencarian. “Akan segera saya hubungi Kepala Dusun Gantarang Lalang Bata untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi.” ungkapnya kepada media ini.

Tanpa menunggu waktu lebih lama, BATARAMEDIA.COM juga menghubungi Kepala Basarnas Sulawesi Selatan, Junaid. Oleh Junaid telah memberikan nomor kontak Kepala Basarnas Selayar Mukti Ali. Mukti Alipun segera dihubungi nomor kontaknya. Setelah mendapatkan laporan ini, dengan bergerak cepat, Basarnas langsung menuju Pantai Langsangereng di Desa Bontona Saluk Kecamatan Bontomate’ne dengan membawa perahu karet untuk melakukan proses pencarian dan evakuasi di sekitar pantai timur Gantarang Lalang Bata. Dan saat ini keluarga korban sedang menunggu kehadiran Tajuddin bersama istri dan anak bayinya di Kahu-Kahu.

READ  Kajari Selayar Tinjau Lokasi Pembangunan Rumah Sakit Umum Pratama Bonerate

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB