BATARAMEDIA.COM | Kepulauan Selayar       Usai diperiksa oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi pada Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kepulauan Selayar, bekas Kepala Desa Labuang Pamajang yang berinisial SI dan bendaharanya, ZB langsung dijibloskan ke sel dalam tahanan di Mapolres Jl Robert Wolter Mengisidi Benteng Kelurahan Benteng Kecamatan Benteng, Senin (06/09/21) sekitar pukul 17.00 Wita. Keduanya akan ditahan selama 20 hari kedepan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Akibat perbuatan melawan hukum dengan melakukan dugaan tindak pidana korupsi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) 2017 – 2019 Desa Labuang Pamajang dengan besaran kerugian negara senilai Rp 575 juta maka kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 2 ayat (1) subs pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang RI tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara serta didenda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.

READ  Audiensi Aliansi Peduli Pendididikan Pesisir Terkait Masalah Pendidikan di Pulau Tanakeke Kab.Takalar.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kepulauan Selayar, Iptu H Syaifuddin, MM yang didampingi Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi, Ipda Suhardiman, SH, M.Si mengungkapkan,” Mantan Kepala Desa Labuang Pamajang, SI bersama dengan bendaharanya ZB tiba di Pelabuhan Laut Rauf Rahman Benteng ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar pada sekitar pukul 08.20 Wita pagi ini, Senin (06/09/21) kemarin dan langsung digelandang ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) dengan pengamanan ketat dari Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Selayar. Keduanya ditahan di Mapolres sekitar jam 17.00 Wita kemarin usai diperiksa diruang Unit Tipikor.

Sebelumnya, bekas Kepala Desa Labuang Pamajang, SI dan ZB selaku mantan bendahara telah dijemput oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pasi’masunggu kemarin sore, Minggu (05/09/21) sekitar pukul 17.00 Wita dirumah kediaman mereka di Labuang Mangattik Kecamatan Pasi’masunggu Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan. Akan tetapi oleh SI meminta kepada Aiptu Gusti Puturaka agar dapat diberikan kebijakan untuk menyusul setelah usai shalat isya. Demikian pula bendaharanya, ZB. Alasannya jika dijemput seperti ini akan terkesan negatif dihadapan masyarakat.” katanya.

READ  Besok, 36.144 Guru Honor Ikut Seleksi Kompetensi PPPK

Selanjutnya kata Suhardiman, ZB datang sebelum jam yang ditetapkan. Sedangkan SI hingga pukul menjelang 21.00 Wita belum juga menampakkan batang hidungnya. Maka dengan sangat terpaksa, mantan Kepala Desa Labuang Pamajang, SI dijemput oleh dua anggota Polsek Pasi’masunggu lantaran tidak menepati janjinya. Setelah kedua anggota Polsek tiba dirumah kediamannya di Labuang Mangattik barulah kemudian SI masuk ke kamar untuk mengenakan baju. Sementara kedua anggota masing-masing, Briptu Muh Fajar Sidik dan Bripda Riswandi sedang menunggu dirumah tersangka.” ungkapnya.

Selanjutnya pada pukul 21.23 Wita tadi malam, SI telah tiba di Mapolsek Pasi’masunggu dengan pengawalan ketat dari kepolisian dan langsung dibawa ke pelabuhan Benteng Jampea. Dan sekitar pukul 22.15 Wita kmarin malam KML Sumber Surya lepas sandar di Benteng Jampea menuju Pelabuhan Laut Rauf Rahman Benteng ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar dengan membawa kedua tersangka. Selanjutnya anggota Reskrim Polres menjemput SI dan ZB pada pukul 08.30 Wita pagi kemarin dan langsung digiring ke Mapolres untuk diperiksa.” ungkap Kasat Reskrim yang ditemani Kanit Tipikor Polres Kepulauan Selayar, Ipda Suhardiman.

READ  Innalillahi Wa Innailaihi Raji'un Keluarga Besar SMKN 4 Gowa Turut Berdukacita Atas Berpulangnya Bapak Drs. H. Amiruddin, AM.,MM

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB