BATARAMEDIA.COM | Dalam rangka Peningkatan Kompetensi Guru untuk mengawal Proses Pembelajaran, SMK Negeri 1 Pangkep melakukan Kegiatan In House Training dengan menghadirkan narasumber dari berbagai unsur.

Kepala SMK Negeri 1 Pangkep H. Muh. Nurdin. B, S.Pd, M.Pd melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 8 – 10 Juli 2021, yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Lebih lanjut Nurdin menyampaikan bahwa Kurikulum SMK Pusat Keunggulan akan efektif di berlakukan pada Bulan Oktober 2021, sehingga untuk sementara di awal tahun ajaran ini memakai kurikulum standar. “Profil Pelajar Pancasila” dijadikan sebagai acuan untuk penyusunan dan pengembangan visi, misi dan tujuan. Profil Pelajar Pancasila dirancang untuk menjawab satu pertanyaan besar yaitu “Pelajar dengan profil seperti apa yang dihasilkan oleh Sistem Pendidikan Indonesia”.

READ  Kepala Cabang Dinas pendidikan wilayah Vlll. Silaturahim ke SMKN 1 Sidrap

Pelajar Pancasila memiliki 6 komponen dirumuskan sebagai dimensi kunci yang saling berkaitan dan menguatkan sehingga upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang utuh, membutuhkan berkembangnya ke enam dimensi tersebut secara bersama, tidak parsial. Ke enam dimensi tersebut adalah :

1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlaq mulia.

2. Berkebinekaan global.

3. Bergotong royong.

4. Mandiri.

5. Bernalar Kritis dan

6. Kreatif, mengakhiri laporannya.

In House Training ini dihadir oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Pangkep, HM. Syarkawi Ramly, SE, MM, Kepala Seksi SMK, Dra. Asmah Amin, M.Si, Pengawas Satuan Pendidikan SMK Negeri 1 Pangkep, Muhammadong, S.Pd, M.Si dan Pengawas Satuan Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawaty, SH, M.Pd.

READ  Dinas Pendidikan Prov.SulSel, Bidang PKPLK Menggelar Workshop Bagi Guru Bahasa dan Sastra Daerah

Kepala Cabang Dinas dalam arahannya menyampaikan bahwa untuk mengawali tahun ajaran baru diharapkan satuan pendidikan membuat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan melihat kondisi reel masing2 sekolah. Diharapkan Tim Pengembang Kurikulum
bekerja secara maksimal didampingi Pengawas Pembina, sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai pedoman bagi guru2 untuk menyusun perangkat pembelajarannya.

Syarkawi lebih lanjut menjelaskan bahwa Kurikulum SMK Pusat Keunggulan termasuk pada pada Program Sekolah Penggerak mempunyai prinsif pengembangan yaitu : berpusat pada peserta didik, kontekstual, esensial, akuntabel dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Beliau melanjutkan bahwa Proses Penyusunan Kurikulum Operasional di SMK Pusat Keunggulan adalah :

1. Karakteristik Visi dan Misi SMK,

2. Menganalisis konteks karakteristik program keahlian,

READ  Tampilan Sekolah Apik dan Bersih, Kacabdisdik Wilayah V Apresiasi Apresiasi Kinerja Kepsek dan Guru SMKN 8 Bukukumba

3. Merumuskan Tujuan,

4. Menentukan Pengorganisasian Pembelajaran,

5. Menyusun Rencana Pembelajaran dan

6. Merancang Pendampingan, Evaluasi dan Pengembangan Profesional.

Lebih lanjut Syarkawi berharap agar kegiatan ini dapat diiikuti dan menyimak segala materi yang disajikan oleh para narasumber dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat, mengakhiri sambutannya.

 

 

Penulis : SW

Editor.   : AB