BATARAMEDIA.COM | Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) telah menetapkan hasil akreditasi tahun 2021 melalui surat pengumuman resmi pada tanggal (15 Oktober 2021) yang ditandatangani Ketua BAN-S/M Nasional Dr. Toni Toharudin, M.Sc.

Terdapat 8 standar nasional pendidikan yang menjadi penilaian BAN-S/M dalam pelaksanaan akreditasi ini yakni, (1) standar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) tenaga pendidik dan kependidikan, (5) sarana dan prasana, (6) pengelolaan, (7) pembiayaan, dan (8) penilaian pendidikan.

Dari 8 standar nasional tersebut, Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren “Ummul Mukminin” Aisyiyah kota Makassar, berhasil memperoleh predikat A dengan nilai 96, tertinggi di provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (21/10/2021).

Dengan pencapaian itu, kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pondok Pesantren “Ummul Mukminin” Aisyiyah wilayah Sulawesi Selatan, Isriani Djamaluddin, merasa bangga dengan tim inti akreditasinya yang sudah bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya dari jauh-jauh hari, ungkapnya.

READ  MOI Bantu Pendirian 10 Ribu Media Online Berbadan Hukum

“Setelah menjabat selama dua tahun sebagai kepala Madrasah di MTs “Ummul Mukminin” yang saat itu terakreditasi B. Dari jauh hari, saya mulai benahi segala aspek untuk meningkatkan nilai Akreditasi kami.” kata Isriani.

Ini adalah persiapan yang tidak mudah, dan butuh waktu yang tidak sedikit, membentuk tim inti akreditasi yang solid, kompeten tepat sasaran, yang bekerja ihklas menjadi hal yang sangat penting untuk mempersiapankan standar penilaian nasional tersebut, sambungnya.

Yang pastinya kami sangat bersyukur atas pencapaian ini , kami bisa sampai di titik ini merupakan anugerah yg sangat luar biasa dari Allah SWT . Dan pastinya ini juga merupakan pengakuan dari pihak eksternal terhadap eksistensi dan kerja keras kami selama ini. Pencapaian ini merupakan modal awal kami untuk bisa lebih berkembang dimasa yang akan datang,” tutup Isriani.

READ  PMB nilai Pemkab Bantaeng hanya beri PHP soal Beasiswa Covid-19

Penilaian mengacu pada, kegiatan visitasi tim asesor BAN-S/M yang melakukan observasi langsung ke sekolah untuk melakukan observasi dokumen 8 Standar nasional pendidikan, observasi pada kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM), dan observasi pada sarana, dan prasarana Madrasah untuk menentukan kelayakannya.

Kegiatan akreditasi kali ini juga sudah menggunakan instrumen akreditasi yag baru yang dikenal dengan nama IASP (Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan) 2020 dimana Instrumen ini 80% penilaiannya berbasis kinerja. (#)