BATARAMEDIA.COM, Kalao Toa Selayar      Untuk mengantisipasi aksi kriminalitas dan penyakit masyarakat khususnya diwilayah hukum Sub Sektor Kepolisian (Subsekpol) Kecamatan Pasi’lambena maka pihak aparat penegak hukum yakni Kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Pemerintah Kecamatan dengan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) saat ini sedang gencar melakukan operasi cipta kondisi dengan sasaran razia ditempat-tempat yang disinyalir dan rawan minuman keras (miras).

Kepala Sub Sektor Kepolisian Kecamatan Pasi’lambena, Ipda Hasan, S.Sos kepada media ini mengemukakan,” Untuk memberantas peredaran minuman keras khususnya dari luar wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Selayar serta guna meminimalisir tindak kejahatan masyarakat lainnya, kami bersama Komandan Pos (Danpos) TNI Koramil 03 Pasi’marannu sedang giat-giatnya melakukan razia ke wilayah pelosok yang dinilai rawan dan disinyalir menjual minuman keras jenis Sopi dan Ballo (Tuak). Razia ini dilakukan sebagai upaya untuk menekan dan meminimalisir aksi kriminalitas yang dianggap bisa merusak tatanan kehidupan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang dinilai selama ini sudah kondusif.” imbuhnya via pesan singkatnya kemarin.

READ  Indahnya toleransi, Pemuda Gereja Toraja Kawal Pelaksanaan Shalat Idul Fitri

Dalam operasi yang dipimpin oleh anggota Subsekpol Pasi’lambena, Bripka Nur Abidin telah berhasil menemukan seorang warga yang menyimpan miras jenis Sopi sebanyak 4 botol di Dusun Gonda Desa Garaupa serta sekomplotan warga yang sedang melakukan pesta miras jenis ballok dipedalaman Desa Lembang Mate’ne Kecamatan Pasi’lambena Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan, Selasa malam (26/10/21).” tambah Ipda Hasan.

Untuk itu lanjut dia, kami dari pihak penegak hukum khususnya diwilayah Pasi’lambena merasa tidak bosan-bosan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat guna tidak mengkonsumsi minuman keras. Sebab selain bisa merusak kesehatan, minuman keras juga dapat menimbulkan efek negatif ditengah-tengah masyarakat serta dapat meresahkan dan berimplikasi hukum.” Hasan menjelaskan.

READ  Sumbangan Wajib Guru Sudah Terkumpul Rp 700 Jutaan

Operasi cipta kondisi ini dilakukan sesuai dengan arahan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Selayar, Ajung Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ujang Darmawan Hadi Saputra, SH, S.Ik, MM, M.Ik agar semua Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) dan Sub Sektor Kepolisian (Kasubsekpol) dijajaran Polres Kepulauan Selayar dapat melaksanakan operasi cipta kondisi (Cipkon) dengan target peredaran minuman keras dan penyakit masyarakat lainnya yang dapat menimbulkan kekacauan dan perselisihan antar warga.” kunci Ioda Hasan.

 

Laporan : DSJ

Editor.     AB