BATARA MEDIA.COM – Makassar // Sekrataris Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Abdul Hayat, MSi memastikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk 19 SMK yang ada di Sulawesi Selatan akan berjalan sesuai rencana.

Hal ini diungkapkan ketika usai melakukan penilaian proposal dan penandatanganan berita acara, rekomendasi dalam pemeriksaan Penerapan Pengelolaan Keuangan (PPK) BLUD yang telah diajukan masing-masing SMK. Rabu (17/02/2021).

“Saya kira ini sudah langkah maju untuk Sulawesi Selatan,” tegas Abdul Hayat.

Abdul Hayat mengaku, sejumlah proposal yang masuk memang masih memerlukan sedikit perbaikan dan melengkapi persiapan untuk memulai aksi. Dari 20 SMK yang mengajukan proposal, satu SMK yang mengundurkan diri, yaitu SMKN 3 Bulukumba. Sekolah ini menurut Abdul Hayat masih butuh proses, mungkin nanti berikutnnya, kita kasih kesempatan dulu untuk melakukan pembenahan-pembenahan, kata Sekprov Sulsel ini.

READ  ingin ikuti jejak polres Gowa capai predikat ZI-WBK, polres takalar lakukan studi banding

Sekprov Sulsel Abdul Hayat bertindak sebagai Ketua Tim Penilai SMK BLUD Sulsel dengan anggota, yaitu Kadisdik Sulsel, Prof Jufri, Ketua TGUPP, Prof Hery Tahir, unsur dari Inspektorat, Bappeda, BPKAD dan dari Biro Ekbang.

19 SMK Negeri yang lolos menjadi SMK PPK BLUD, yaitu SMK Negeri 3 Makassar, SMKN 6 Makassar, SMKN 8 Makassar, SMKN 4 Makassar, SMKN 9 Makassar, SMKN 2 Pangkep, SMKN 3 Gowa, SMKN 1 Takalar, dan SMKN 3 Jeneponto. Hari Rabu (3/2) giliran SMKN 2 Bantaeng, SMKN 2 Barru, SMKN 2 Parepare, SMKN 2 Pinrang dan SMKN 1 Bone. SMKN 2 Toraja Utara, SMKN 1 Luwu Utara, SMKN 3 Selayar, dan SMKN 3 Luwu.

 

Penulis ; AS

Editor.   ; TS