BATARAMEDIA.COM – BULUKUMBA – Unit Pelaksana Teknis Sekolah Menengah Kejuruan ( UPT SMK) Negeri 11 Bulukumba di bawah Sang Nakhoda Sayed Khaidir, S.Pd peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (23/11/2021 kemarin.

Peringatan Maulid kali ini di SMKN 11 Bulukumba berlabel SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) ini dirangkaikan dengan Sosialisasi Program SMK PK dan Talk Show Anti Perundungan / Bullying dan Kekerasan di Sekolah. Sementara yang membawakan Hikmah Maulid Ustadz Muhammad Djawil Djawasang, S.Pdi.

Kegiatan Maulid dan Talk Show yang digelar SMKN 11 Bulukumba ini menghadirkan pembicara di antaranya Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM, dan Kepala Seksi Pembinaan SMK Cabdisdik Wilayah V Abdul Sattar, S.Pi, MM.

Selain itu, juga menghadirkan Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMA/SMK Bulukumba, Sumardi, S.Pd, M.Pd, Pengawas Pembina SMKN 11 Bulukumba, Dr Imran Mappiare, M.Pd, dan Kepala Desa Supubonto Kec Bulukumpa, Andi Bangkailong.

READ  Kadisdik Sulsel Kunjungi Kondisi SMAN 5 Sinjai yang Dilanda Banjir

Mereka ini tampil sebagai pembicara di talk show sesi 1 ini dipandu langsung Kepala UPT SMKN 11 Bulkumba Sayed Khaidir, dan untuk talk show sesi 2 yang tampil sebagai pembicara adalah dari pihak industri dan dunia kerja (IDUKA) yang selama ini telah bekerjasama dengan SMKN 11 Bulukumba, di antaranya Ceo CV Safari Taylor Makassar dan Ceo Owns Store.

Kacabdisdik Wilayah V pada talk show Anti Perundungan dan Kekerasan menyampaikan, bahwa pemerintah saat ini gencar-gencarnya mesosialisasikan pencegahan perundungan, kekerasan, dan penyalahgunaan narkoba di sekolah.

“Pemerintah ingin menghadirkan dan mewujudkan pendidikan yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan terutama kepada peserta didik di satuan pendidikan,” jelas Haris yang berlatarbelakang Jurnalis ini.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan peserta didik yang memiliki Profil Pelajar Pancasila perlu didukung dengan ekosistem sekolah yang kondusif dan saling mendukung.

READ  Kadis pendidikan Sulsel Sambut Baik Program SEAMEO di Sulsel

Namun nyatanya, lanjut Haris, saat ini permasalahan peserta didik di lingkungan sekolah masih terjadi. Seperti perundungan, kekerasan fisik, penyalahgunaan narkoba, perkelahian antar sekolah (tawuran, red), maupun kekerasan seksual yang terjadi antar peserta didik maupun melibatkan pengajar.

“Olehnya itu, saya sangat mengapresiasi dengan ada sosialisasi dan talk show ini yang merupakan salah satu program tindak lanjut dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dalam penguatan karakter menuju Profil Pelajar Pancasila,” katanya.

Pada masa pandemi, kata mantan Kepala Seksi Pembinaan SMA Cabdisdik Wilayah I Maros – Makassar ini, permasalahan perundungan semakin merambah ke ranah daring.

Hal ini berakibat kepada peserta didik yang lebih rentan mengalami perundungan secara langsung maupun secara daring ketika lebih banyak beraktivitas menggunakan gadget atau android.

“Salah satu bentuk pencegahan yang bisa kita lakukan adalah dengan memperbanyak kegiatan-kegiatan positif bagi siswa, termasuk kegiatan keagamaan di sekolah dengan pelibatan pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan orangtua siswa,” ungkap Pria berdarah Bugis Sinjai – Bone ini.

READ  Sistem ULP Bantuan DAK Untuk 21 SMA Se SulSel

Pada kesempatan itu, Kacabdisdik Wilayah V yang selalu tampil sederhana dan bersahabat ini, mengajak kepada pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan seluruh orangtua siswa untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan dan kesuksesan program-program SMK Pusat Keunggulan yang ada di SMKN 11 Bulukumba.

Pada Peringatan Maulid yang dirangkaikan dengan Sosialisasi SMK PK dan Talk Show Anti Perundungan dan Kekerasan di Sekolah ini juga turut dihadiri perwakilan sekolah imbas, di antaranya SMKN 5 Bulukumba, SMKN 10 Bulukumba, SMPN 15 dan SMPN 44 Bulukumba, dan SMPN 11 Sinjai.

 

 

 

Penulis : ARS

Editor.   : AB