BATARA MEDIA.COM | Setelah melaksanakan FGD pagi hari di SMKN 5 Surabaya, kini rombongan Disdik Sulsel yang terdiri dari sejumlah Kepala SMKN dan sejumlah pejabat Disdik Sulsel melakukan hal yang sama di SMKN 2 Malang, yaitu melakukan FGD.

 

Namun kali ini, pemaparan implementasi BLUD materinya singkat, namun diskusinya uang lebih lama. Hampir semua Kepala SMK BLUD Sulsel mengajukan pertanyaan.

 

Acara seremonialnya dimulai sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prov Dr Muhammad Jufri, MSi, MPsi, Psikolog. Disusul sambutan selamat datang Kepala SMKN 2 Malang, Drs Hari Mulyono, MT, lalu sambutan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang Batu.

 

Kadisdik Sulsel Prof Jufri mengatakan, peserta studi FGD tentang SMK BLUD adalah SMK yang baru saja mendapatkan surat keputusan sebagai sekolah BLUD.

READ  Kapolres Selayar, AKBP Ujang Darmawan Hadi Saputra Mohon Bimbingan Dalam Mengemban Amanah

Kedatangan kami ingin mendapatkan informasi, masukan, pengalaman atau best practice yang bisa diadopsi di Sulsel, harap Prof Jufri.
Sebagai SMK BLUD yang baru, Kepsek SMKN 2 Malang Hari Mulyono mengaku dan pernah mengalami hal yang dialami para Kepsek SMKN BLUD dari Sulsel, yaitu risau. Tapi begitu kita sudah jalani, BLUD akan memberi rasa optimistis, rasa percaya diri bisa melaksanakan BLUD.

 

Hari Mulyono mengatakan, sebenarnya SMK BLUD dengan SMK non BLUD sama saja, tidak ada istimewa. Yang ada yaitu nilai plusnya.
Yang pasti, tambah Hari Mulyono, bersiap-siaplah menerima tiga kejutan. Kejutan pertama, seperti yang dialami Hari Mulyono, adalah kejutan saat menerima bantuan dana anggaran, tapi tak bisa dihabiskan sesuai waktu yang telah ditentukan.
Kejutan kedua, yaitu saat diberi target tapi tidak mampu mencapainya, dan pasti kita mendapat teguran keras, dan kejutan ketiga adalah siap-siaplah selalu didatangi oleh tim auditor, seperti inspektorat, dan BPK.

READ  Rapat Persiapan ANBK Cabdis Pendidikan Wil. VI Kab.Kepulauan Selayar

 

“Tapi semua itu, saya kira biasa saja, yang penting kita mampu mengelola dengan baik dan benar, perbaiki administrasi dan membuat pelaporan yang benar,” tutur Hari Mulyono.
Hari ini, kata Hari Mulyono, sengaja kami memberikan informasi yang baik-baik saja, bukan informasi yang menakut-nakuti. Supaya bersemangat dan termotivasi.

 

Selama ini, menurut Hari Mulyono, tamu yang berkunjung ke sini untuk studi adalah SMK masih calon BLUD, tapi dari Sulsel sudah jadi BLUD. “Ini saya kira hebat dan luar biasa,” ujar Hari Mulyono memotivasi 19 Kepala SMKN BLUD dari Sulsel ini.

 

Penulis ; MS

Editor.   ; TS