BATARAMEDIA.COM | JELANG Tahun Pelajaran 2021/2022 dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, SMAN 3 Bulukumba yang saat ini dinakhodai Dra. A. Nirwati, MM, M.Pd gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Persiapan PTM terbatas dan Penggunaan Akun Belajar.id Kemendikbud, Rabu (30/6) kemarin.

Bimtek yang digelar 2 hari (30/6-1/7) ini diikuti seluruh guru bertempat di Ruangan Guru SMAN 3 Bulukumba, Jalan Tanah Beru, Bontobahari, Kab Bulukumba.

Kegiatan Bimtek ini dibuka Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM, dengan pemateri Hartaty Hamid, S.Pd, M.Pd (Pengawas Pembina SMAN 3 Bulukumba), dan juga menghadirkan Pengawas Satuan Pendidikan Bulukumba, Mursaling, S.Pd, M.Pd.

Kacabdisdik Wilayah V Bantaeng – Bulukumba saat membuka kegiatan Bimtek ini menyampaikan perlunya guru untuk melakukan inovasi dan menggunakan strategi-strategi dalam melaksanakan proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Ia mengatakan, pembelajaran di masa pandemi Covid-19 melalui belajar secara daring atau belajar dari rumah (BDR) atau biasa disebut pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebaiknya dilaksanakan tidak dengan secara monoton dan membosankan.

READ  Di hadapan Direktur UT, Prof Jufri Ungkap Suka Duka Jadi Mahasiswa UT

“Baiknya guru dalam melaksanakan BDR atau PJJ dilakukan variatif dengan berbagai inovasi-inovasi perangkat pembelajaran yang dapat mengundang daya tarik siswa untuk ikut belajar melalui daring. Kalau cara pembelajarannya monoton, siswa akan bosan dan jenuh untuk ikut belajar daring,” pungkasnya.

Pandemi Covid-19, katanya, telah melanda negara kita sudah lebih 1 tahun lamanya. Hal ini menyebabkan siswa-siswa harus mengikuti PJJ atau BDR secara daring. Di sinilah tantangan dan tuntutan kepada guru untuk pantang menyerah dan terus berinovasi dalam melaksanakan proses pembelajaran di masa Pandemi Corona.

“Melalui Bimtek inilah tantangan dan tuntutan itu bisa terpecahkan dengan membuat perangkat pembelajaran yang inovatif dan dapat mengundang daya tarik siswa untuk ikut belajar. Termasuk merumuskan strategi-strategi pembelajaran di masa pandemi Covid-19 untuk digunakan di Tahun Pelajaran 2021/2022 mendatang,” ucap pria yang berlatarbelakang Jurnalis ini.

READ  Dinas Pendidikan Prov. SulSel Gelar Berbagai Kegiatan Meriahkan Hardiknas 2021

Sementara Sang Nakhoda SMAN 3 Bulukumba, A Nirwati kepada Kacabdisdik Wilayah V melaporkan kondisi riil sekolah yang dipimpinnya. Termasuk jumlah guru yang dimiliki sekolah berjumlah 53 orang, terdiri 19 guru PNS dan 34 guru non PNS.

Sedang untuk staf tata usaha berjumlah 12 orang dan yang berstatus PNS hanya 1 orang. Dari seluruh guru dan staf TU honorer ini, katanya, dedikasinya tidak kalah dengan guru dan Staf yang berstatus PNS, dan mereka bekerja profesional sesuai tugas dan tanggungjawab masing-masing.

Terkait pembelajaran di masa pandemi, ia mengatakan bahwa pihaknya mengadakan perubahan-perubahan dan inovasi dalam proses belajar mengajar (PBM). Termasuk melalui Bimtek ini sebagai ajang saling sharing bagi seluruh guru dalam rangka mempersiapkan perangkat pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

READ  Prof Jufri dan Erna Komalaningrum Teken Perjanjian Kerjasama Bidang Kemanusiaan

“Tugas guru itu kan memanusiakan manusia, tidak hanya mengajar tapi juga mendidik. Apalagi di masa pandemi Covid-19 penekanan pemerintah adalah sekolah harus melaksanakan pembelajaran bermakna,” ucapnya.

Olehnya itu, di masa Covid-19 ini guru harus ikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi karena pembelajaran sekarang yang memaksa untuk penggunaaan dan penguasaan IT karena pembelajaran saat ini dilaksanakan secara daring dengan BDR atau PJJ.

“Melalui Bimtek ini diharapkan kemampuan guru dalam penggunaan dan penguasaan IT makin bertambah. Demikian juga dapat menemukan strategi-strategi pembelajaran yang menarik minat siswa, dan strategi-strategi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda kita,” harapnya.

 

 

Penulis : HRS

Editor.   : AB