BATARA MEDIA.COM | Pembelajaran Tatap Muka tidak lagi diberlakukan di sekolah semenjak Pandemi COVID-19, Namun sejumlah siswa SMAN 14 Makassar menyampaikan bahwa selama pembelajaran tatap muka di sekolah mereka diwajibkan untuk mengeluarkan sejumlah uang khususnya untuk membayar 14 mata pelajaran LKS Kepada pihak sekolah.

“Sebelum Pandemi COVID-19, dimana pembelajaran tatap muka masih berlaku, Kami beli LKS ke pihak sekolah sebesar Rp.15.000 per LKS untuk 14 mata pelajaran per semesternya pak” Terangnya kepada awak media, pada Senin ( 17/05/2021).

Lanjutnya “Kami takut tertinggal pelajaran pada saat itu di sekokah pak, tapi mau gimana lagi, walaupun orangtua kami tidak mampu, kami tetap membayar untuk pembelian buku LKS tersebut,” Ujarnya.

READ  Temukan Dugaan Kecurangan, PERAK Ragukan Kinerja Panitia PPDB Disdik Sulsel

Parahnya lagi, selain pembelian buku LKS Sekolah, adapula iuran perbulan sebanyak Rp.50.000 yang tidak jelas tujuannya untuk apa. Adapula iuran perpustakaan sejumlah Rp.25.000 per semester, “tambahnya.

Terkait laporan tersebut, Pimpinan Batara Media, langsung mengkomfirmasi Kepala Sekolah SMAN 14 Makassar Via WhatsApp, Menurut Keterangan Kepala Sekolah hal itu tidak benar.

“Gimana mau ada LKS, anak anak belajar Online, demikian pula perpustakaan tidak dipungut bayaran, malah dikasi bebas semua siswa ambil buku, “Jelasnya, Senin (17/05/2021).

Dalam hal ini siswa berharap kepada pihak sekolah, agar pada saat pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan, iuran semacam itu dihentikan dan pihak sekolah lebih bijak dalam pengelolaan dana BOS, sehingga tidak terlalu membebani kami, utamanya orangtua siswa yang kebanyakan ekonomi menengah ke bawah.

READ  Pembangunan PERTADES di desa ujung labuang kec.Suppa kab Pinrang di respon Baik oleh Camat Suppa

 

Penulis ; AB

Editor.   ; TS