Seorang pemimpin adalah cerminan lembaga/organisasi ataupun wilayah kerjanya. Hendaknya pemimpin itu memiliki jiwa jiwa sebagai berikut

 

*Kharismatik ( Atribut Karisma )

Karismatik merupakan kekuatan besar yang dimiliki oleh pemimpin untuk memotivasi bawahan dalam melaksanakan tugas.Bawahan yang mempercayai pemimpin karena pemimpin mempunyai pandangan, nilai dan tujuanyang benar. Oleh sebab itu pemimpin yang mempunyai kharisma dapat lebih mudah mempengaruhi dan mengarahkan bawahan agar bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pemimpin. Selanjutnya kepemimpinan yang kharismatik dapat memotivasi bawahan untuk mengeluarkan upaya kerja keras karena mereka pemimpinnya.

*Inspirasional ( Kepemimpinan Inspirasional

Perilaku pemimpin yang inspirasional dapat merangsang antusiasme dan semangat bekerja bawahan terhadap tugas-tugas kelompok dan dapat mengatakan hal-hal yang dapat menumbuhkan kepercayaan bawahan terhadap kemampuan untuk menyelesaikan tugas dalam upaya untuk mencapai tujuan kelompok kerja.

READ  Cabang Dinas Wil. V Prov. SulSel Melalui SMK, Perkuat kerjasama dengan DuDi dan lounching Website Dinas Pendidikan

*Stimulasi Intelektual

Stimulasi intelektual merupakan upaya pimpinan terhadap masalah-masalah dan mempengaruhi bawahan untuk melihat masalah-masalah tersebut melalui perspektif baru. Melalui stimulus intelektual, pemimpin merangsang kreativitas bawahan dan mendorong untuk menemukan pendekatan-pendekatan baru terhadap masalah-masalah lama. Jadi, melalui stimulus intelektual, bawahan Anda untuk berpikir mengenai relevansi cara, sistem nilai , kepercayaan , harapan , dan harapan untuk melakukan inovasi dalam masalah masalah dan berkreasi untuk mengembangkan kemampuan diri serta menentukan tujuan dan sasaran yang menantang.

Kontribusi intelektual dari seorang pemimpin pada bawahan harus didasari sabagai suatu upaya untuk mengelola kemampuan bawahan. Aspek stimulus intelektual berkolaborasi positif dengan upaya ekstra. Maksudnya, pemimpin yang dapat memberikan kontribusi intelektual senantiasa mendorong staf yang mampu mencurahkan upaya untuk perencanaan dan masalah masalah.

*Perhatian secara individu

Perhatian atau pertimbangan terhadap perbedaan implikasinya individu adalah kontak langsung dengan tatap muka dan komunikasi terbuka dengan pegawai. Pengaruh personal dan hubungan satu persatu atasan-bawahan merupakan hal yang terpenting yang utama. Perhatian secara individu tersebut dapat sebagai sinyal awal terhadap para bawahan terutama bawahan yang mempunyai potensi untuk menjadi seorang pemimpin. Sedangkan pemantauan merupakan Bentuk Perhatian individual Yang ditunjukan through tindakan Konsultasi, nasehat Dan Tuntutan Yang diberikan Oleh ditunjukan kepada senior yang Yunior Yang Belum Berpengalaman Nilai dibandingkan DENGAN seniornya.

READ  Kadis Pendidikan Prov.Sulawesi Selatan Beserta Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Jadi SulSel ke 351

Sedangkan menurut John M. Ivancevich (2006), terdapat tiga ciri- ciri kepemimpinan transformasional, yaitu:

Karisma . Pemimpin yang mampu menanamkan rasa hormat, hormat, dan bangga serta mengartikulasi visi .

Perorangan Perhatian . Pemimpin memperhatikan kebutuhan dari pengikut dan memberikan proyek yang menjadi pengikut pengikut akan tumbuh secara pribadi .

Stimulasi Intelektual . Pemimpin membantu para Pengikut untuk review Berpikir ulang DENGAN Cara rasional bagaimana Cara menganalisis situasi. Dia mendorong para pengikut untuk menjadi kreatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here