BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar
Kasus dugaan tindak pidana korupsi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Polebungin yang menyeret oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) yang berinisial SF kemarin, Rabu (08/09/21) sudah memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Peng Tipikor) Makassar Sulawesi Selatan. Terdakwah SF telah dinyatakan bersalah secara melawan hukum dengan melakukan indikasi korupsi senilai Rp 435.030.912,- terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBD)Desa Polebungin tahun 2019.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Selayar melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU), La Ode Fariadin, SH dalam pesan singkatnya yang dikirimkan via WhatsAppnya, Kamis (09/09/21) sekitar pukul 00.20 dinihari tadi menyatakan,” Berdasarkan hasil perhitungan kerugian yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Kepulauan Selayar akibat perbuatan SF negara mengalami kerugian lebih dari Rp 435 juta. Karena itu SF akan mendapatkan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.” tukasnya.

READ  PT. ILHO JAYA ALFATIH TIDAK PENUHI PERSYARATAN, POKJA DILAPORKAN KE APH

Hasil penyidikan tim penyidik Kejari Kepulauan Selayar telah memperoleh fakta hukum bahwa dalam proses pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DDS) pada APBD Desa tahun 2019 Desa Polebungin, SF disinyalir telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak transparansi dan dinilai tidak akuntabel. Disisi lain, juga telah didapatkan adanya kemahalan harga dan kekurangan volume pada kegiatan pelaksanaan proyek fisik serta sejumlah kegiatan yang diduga fiktif.” ungkap La Ode Fariadin yang juga Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar.

Pada persidangan sebelumnya, Rabu (01/09/21) pekan lalu, La Ode Fariadin sempat meyebut bahwa kemungkinannya Plt Kades Polebungin tidak sendiri. Namun itu, akan dapat dipastikan setelah pemeriksaan sejumlah saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar. Apalagi dengan adanya indikasi kemahalan harga serta kekurangan volume pada kegiatan pelaksanaan fisik yang melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dilapangan serta bendahara desa sebagai oknum yang paling bertanggungjawab dalam proses pencairan dan pengeluaran dana desa.

READ  LELANG RKB SMAN 1 MAKASSAR DILAPORKAN L-KONTAK KE APH

Adapun saksi-saksi yang dihadirkan oleh JPU Kejari Kepulauan Selayar di Pengadilan Tipikor Makassar kemarin antara lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kepulauan Selayar, Irwan Baso, S.STP serta Tajuddin Makka selaku Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid Pemdes) dan Andi Krisnayanti, S.Sos dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bidang Pembangunan dan Usaha Ekonomi pada Dinas PMD Kepulauan Selayar.

Ketiga saksi ini dihadirkan untuk memberikan kesaksian secara umum seputar mekanisme penunjukan surat perintah pelaksana tugas Kepala Desa Polebungin serta sekaitan kegiatan-kegiatan fisik yang dikerjakan oleh oknum Plt termasuk sejumlah pihak yang bertanggungjawab atas pekerjaan fisik yang mengakibatkan negara mengalami kerugian hampir Rp 450 juta.” katanya.

Jika tak ada halangan Rabu (15/09/21) pekan depan, JPU Kejari akan kembali menghadirkan sekaligus 5 orang saksi di Pengadilan Tipikor Makassar Sulawesi Selatan. Mereka adalah Ketua TPK bersama sekretarisnya, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Polebungin dan Kepala Urusan Perencaaan Desa Polebungin. Sementara itu terdakwah SF hingga saat ini masih meringkuk didalam sel Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Selayar dalam statusnya sebagai titipan Kejari Kepulauan Selayar. SF dijobloskan ke Rutan Selayar sehari setelah Hari Raya Idhul Adha 1442 H atau bertepatan tanggal 21 Juli 2021 lalu.

READ  PPK dan PPTK Paket Perencanaan Teknis Dinas PUTR Segera Disidangkan di Pengadilan Tipikor Makassar

Proses penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Kejari Kepulauan Selayar berdasarkan pada Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) bernomor : 001/P.4.28/Fd.1/04/2021 tanggal 22 April 2021 yang ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Adi Nuryadin Sucipto, SH MH.

 

 

Penulis ; DSJ

Editor.   :AB

Penulis : DSJ
Editor.   : AB