BATARA MEDIA | Pusat Penelitian Kebijakan (Puslitjak), Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI jadikan SMKN 9 Makassar sebagai salah satu lokus penelitian tahun 2021. Kepala SMKN 9 Makassar Drs. Muhiding, M.Si mengatakan bahwa penelitian yang menggunakan anggaran BRIN/LPDP melalui Puslitjak, Balitbang dan Perbukuan, Kemendikbud ini dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 22-26 Februari 2021, mengambil judul Penguatan Pendidikan Vokasi dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan yang Sesuai dengan Kebutuhan Dunia Usaha pada Era Revolusi Industri 4.0.

Lebih jauh Muhiding mengatakan bahwa penelitian ini masuk dalam Prioritas Riset Nasional (PRN) pada Kluster Pembangunan Sosial Ekonomi Inklusif dan Kemaritiman yang bertujuan untuk merumuskan model pengelolaan pendidikan vokasi yang relevan dengan tuntutan kemampuan SDM yang dibutuhkan dunia usaha pada era Revolusi Industri 4.0., dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya lokal. Selain SMKN 9 Makassar, penelitian ini juga melibatkan SUPM dan beberapa SMK bidang Perikanan diantaranya SMKN 1 Maros, SMKN 7 Pangkep dan SUPM Negeri Bone.

READ  Tepis Hoax, H. Mulyadi pastikan Kemenag kembali siapkan bantuan bagi pesantren di tahun 2021

Selanjutnya Muhiding menyatakan bahwa disamping pihak sekolah, penelitian ini juga melibatkan pihak Industri bidang Budidaya Perikanan serta bidang Pengolahan Hasil Perikanan, Akademisi dari Politeknik Negeri Pangkep dan Instansi Pemerintah terkait seperti Dinas Pendidikan Prov. Sulawesi Selatan, Dinas Perikanan Kab. Maros, dan Balai Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV-KPTK) pungkasnya.

Laporan : Tw

Editor.    : Ts

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here