BATARAMEDIA.COM | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Propinsi Sulawesi Selatan bersama Satpol PP Kepulauan Selayar telah menemukan sejumlah rokok kadaluarsa di Toko SY dan Toko CUS dibilangan pusat pertokoan Kota Benteng Selayar, Jumat (02/07/21) pekan lalu. Jenis dan merk rokok itu seperti Sedap Enak, NX dan Plus Bold. Selain sudah kadaluarsa juga rokok itu beda jumlah isi dengan yang tertera pada pita cukai rokok. Karena itu, beberapa bungkus rokok yang ditengarai kadaluarsa diambil oleh pihak Satpol PP untuk dijadikan sebagai sample dan data pelaporan untuk diserahkan ke Biro Ekonomi Pemprop Sulsel dan selanjutnya akan dijadikan acuan pelaporan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Sulawesi di Makassar.

Penemuan rokok kadaluarsa di dua toko saat gabungan Satpol PP Pemprop Sulsel dan Satpol PP Pemda Kepulauan Selayar melakukan tindakan non Yustisi seputar Peraturan Daerah (Perda) Cukai dan Rokok Ilegal yang diperkirakan ada beredar di Kota Benteng Kepulauan Selayar.

READ  Kompol Nur Alam, SH Resmi Jabat Kabag Sumda Polres Selayar

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Propinsi Sulawesi Selatan melalui Analis Kewaspadaan Dini Masyarakat, Muh Yatim, SE mengungkapkan,” Usai sosialisasi Perda tentang Bea Cukai dan Rokok Ilegal di Kantor Satpol PP Kepulauan Selayar Jl Jend Ahmad Yani Benteng, kami bergerak ke beberapa toko yang ada dalam Kota Benteng untuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai adanya sejumlah toko yang menjual rokok yang sudah kadaluarsa.

Tugas Satpol melakukan tindakan non Yustisi dengan tujuan untuk menelusuri dan mendata munculnya laporan masyarakat terkait adanya beberapa toko di Selayar yang menjual rokok yang kadaluarsa. Selain itu juga ditemukan ada beberapa merk rokok yang jumlah isinya dengan yang tertera pada cukai pita rokok berbeda. Ada yang pada cukai pita rokok berisi 12 batang tetapi pada kenyataanya setelah dibuka ternyata isinya ada 16 batang. Bahkan ada yang beda 8 batang. Ini kan sangat merugikan negara. Disamping itu setelah dicros cek ternyata rokok inipun sudah kadaluarsa. Dan ini bisa merusak kesehatan konsumen.” ungkap Yatim via selulernya kepada media ini, Senin (05/07/21) sekitar pukul 08.30 Wita.

READ  jaga silahturahmi dan Tingkatkan kinerja, TP-PKK Kelurahan Pisang Selatan lakukan Rapat Rutin

Satpol PP turun ke lokasi bukan untuk memberikan proses penindakan. Hanya mencari data saja. Sehingga saat berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Selayar, kami menjelaskan bahwa kehadiran Satpol PP bukan dalam kapasitas untuk menyita sebab ini merupakan rana dari Bea Cukai. Setelah kami balik ke Makassar kami akan membuatkan laporan kepada Biro Ekonomi Pemprop untuk dilaporkan kepada Kanwil Bea dan Cukai di Makassar untuk turun memberikan penindakan.

Sebab jika dikaji secara mendalam memang sepertinya ada oknum yang dengan sengaja menjual. Sebab dia pikir mana mungkin konsumen akan memperhatikan masa pemanfaatannya.” tambahnya Muh Yatim.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kepulauan Selayar, Drs Ahmad Aliefyanto, M.M.Pub yang dihubungi via telfon genggamnya, Senin (05/07/21) pada pukul 09.20 Wita membenarkan adanya penemuan rokok yang tidak sesuai dengan isi dan yang tertera pasa cukai pita rokok. Namun terkait adanya sejumlah merk dan jenis rokok yang disinyalir sudah kadaluarsa, itu kami belum mendalaminya.” pungkasnya disingkat seraya menyatakan jika dirinya saat ini sedang berada diatas ferry menuju Makassar.

READ  Sidang Paripurna DPRD, Bupati Barru Serahkan Dua Ranperda

Pemilik Toko SY yang dikonfirmasi dibilangan pusat pertokoan sore tadi, Senin (05/07/21) membenarkan adanya tim gabungan dari Satpol PP yang mendatangi tokonya pada Jumat pekan lalu. Meskipun begitu lanjutnya, ia menampik terkait penemuan rokok yang sudah memasuki masa kadaluarsa di toko miliknya. ” Tidak ada rokok yang ditemukan kadaluarsa disini.

Terkecuali di toko lain. Tetapi kalau rokok yang tidak sesuai isi dan yang tertera pada cukai pita memang ada.” ungkapnya.
Lain halnya yang diungkapkan oleh pemilik Toko CUS. Ia mengungkapkan ada beberapa jenis rokok yang diambil oleh Satpol PP sebagai sample di toko ini.” pungkasnya saat ditemui sore tadi.

Penulis : DSJ
Editor.   : AB