Makassar- BataraMedia.com | Tuntutan utamanya yaitu cabut UU Cipta Kerja, karena akan menyesangrakan masyarakat terutama buruh dengan dalih mempermudah investor dan kita akan semakin terjajah,” kata Muis selaku jendral lapangan.

Pengesahan RUU Cipta Kerja secara mendadak menimbulkan kecurigaan dan konspirasi yang penuh tanda tanya. Dewan Penindas Rakyat telah berselingkuh dengan investor,” tudingnya.

Aksi yang dimulai pukul 13.30 Wita itu menutup full ujung Jl. A.P. Petterani – Alauddin yang mengakibatkan lalulintas Macet Parah, Terlihat pihak kepolisian berjaga dan mengatur Arus lalu lintas di lokasi aksi dengan melakukan buka tutup dari dua arah untuk mengurangi kemacetan parah.

Seperti diketahui, RUU Cipta Kerja resmi disahkan DPR menjadi Undang-Undang pada rapat paripurna, Senin (5/10/2020).

READ  Kepala UPT SMK Negeri 1 Bone, Mengucapkan Selamat Hari Jadi Sulawesi Selatan ke 351 Tahun

 

Penulis : JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here