BATARAMEDIA.COM | Mulai hari ini, Minggu (06/06/21) rute penyeberangan Kapal Motor Penumpang (KMP) Balibo yang dinakhodai Basir Margasahuwa tujuan Kayuadi, Jampea, Bonerate dan Kalao Toa bukan lagi di Pelabuhan Ferry Pattumbukang seperti biasa akan tetapi dipindahkan ke Pelabuhan Rauf Rahman dalam Kota Benteng ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan. Pengalihan rute penyeberangan dari Pattumbukang ke Pelabuhan Rauf Rahman tujuan Kayuadi, Jampea, Bonerate dan Kalao Toa dilakukan karena Pelabuhan Pattumbukang yang terletak dibagian timur ujung selatan Pulau Selayar saat ini sedang dalam proses rehabilitasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Selayar, Drs Suardi ketika dikonfirmasi melalui jaringan selulernya, Minggu, (06/06/21) siang tadi mengemukakan jika dirinya sedang berada di Pelabuhan Bira Bulukumba untuk persiapan menghadiri pengoperasian perdana KMP Taka Bonerate besok, Senin 07 Juni yang akan melayani rute penyeberangan Bira – Pamatata (PP).

READ  Proyek D.I Waru-Waru yang dikerjakan oleh PT. Mitra Bahagia Utama Ambruk

“Untuk pengoperasian perdana KMP Taka Bonerate yang dilaunching pada 04 Nopember 2020 lalu oleh Gubernur Sulsel, Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah,M.Agr untuk sementara akan melayani penumpang pada rute Bira (Bulukumba) – Pamatata (Selayar) PP. Setelah itu, Dinas Perhubungan, ASDP dengan pihak terkait akan melakukan rapat guna membahas pelayaran ke wilayah kecamatan pulau. Yaitu dari Pelabuhan Pamatata, Jinato, Kayuadi, Jampea dan kembali lagi ke Pamatata. KMP Taka Bonerate tidak akan melayani rute Bonerate dan Kalao Toa sebab sudah ada KMP Balibo yang melayani untuk rute Kayuadi, Jampea, Bonerate dan Kalao Toa.” paparnya.

Pengalihan rute dari Pelabuhan Bira ke Pattumbukang itu disebabkan adanya pelaksanaan proyek rehabilitasi Pelabuhan Pattumbukang yang saat ini sementara berjalan. Dananya bersumber dari DAK Propinsi Sulawesi Selatan tahun 2021 senilai Rp 13.622.218.000,- Proyek ini dikerjakan oleh PT Putra Jaya Makassar yang diperkirakan dapat dirampungkan pada Nopember tahun ini. Dengan adanya rehabilitasi ini maka Pemda Kepulauan Selayar berinisiatif dengan menyurat ke ASDP dan kemudian ASDP meneruskan kepada Kementerian Perhubungan di Jakarta. Sehingga keluarlah izin pengoperasian dari Pelabuhan Bira ke Pelabuhan Rauf Rahman Benteng di ibukota kabupaten. Diperkirakan pengalihan rute ini akan berlangsung hingga Nopember 2021 ini. Sambil menunggu proses penyelesaian proyek rehabilitasi Pelabuhan Pattumbukang.

READ  HPMB-Raya Gelar Kongres ke-VII, ini ketua Terpilih

Nakhoda KMP Balibo, Basir Margasahuwa mengungkapkan,” Pengalihan rute ini sebagai akibat pelaksanaan rehabilitasi pelabuhan di Pattumbukang. Rutenya tetap, pertama di Kayuadi, Jampea, Bonerate, Kalao Toa setelah itu balik lagi ke Bonerate, Jampea, Kayuadi dan ke Pelabuhan Rauf Rahman Benteng lalu ke Bira. Untuk tidak mengagetkan calon penumpang mestinya pihak yang berkompoten sebelum melakukan pengalihan rute dengan tujuan agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang simpan siur harusnya lebih dahulu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.” ungkapnya.

Perjalanan dari Bira sekitar jam 01.00 Wita dinihari menuju Pelabuhan Rauf Rahman Benteng dan tiba sekitar pukul 06.00 Wita pagi tadi. Sedangkan perjalanan dari Pelabuhan Rauf Rahman ke Kayuadi diperkirakan tiba pukul 18.00 Wita berarti akan menghabiskan waktu selama 10 jam.” kata Basir saat ditemui dianjungan KMP Balibo.

READ  Safari Ramadhan, GANN Bantaeng ajak Pemuda jauhi Narkoba

 

Penulis ; DSJ

Editor.    ; TS