BATARAMEDIA.COM, | Kepulauan Selayar | Muh Irsal (20) warga Salajangki Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa Propinsi Sulawesi Selatan yang berprofesi sebagai penjual bakso keliling diwilayah selatan Pulau Selayar tewas digilas DAMRI setelah berkali-kali terguling saat terjatuh dari motornya, Senin (07/06/21) sekitar pukul 11.00 Wita. Ketika terjadi kecelakaan lalu lintas tak satupun saksi yang melihatnya. Sebab kondisi jalan raya lagi sepi. Lagi pula Tempat Kejadian Perkara (TKP) nya jauh dari pemukiman penduduk. Tepatnya dibelokan penurunan sebelum pintu utama Obyek Wisata Tamamelong Desa Patikarya Kecamatan Bontosikuyu Selayar Sulawesi Selatan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kepulauan Selayar yang hendak ditemui media ini sedang tidak ada ditempat. Kata salah seorang anggotanya,” Pak Kasat Lantas lagi berada di Makassar. Namun untuk lebih jelasnya, sebentar kita bisa hubungi Kanit Gakkum Lantas, Faisal Herstan.” papar salah seorang anggotanya disela-sela pemeriksaan sopir DAMRI, Tidar Saputra.

READ  Remaja¬†Masjid Se-desa Bonto Salluang laksanakan Kegiatan Festival Anak Sholeh

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kepulauan Selayar, Aipda Faisal Herstan yang dikonfirmasi sekitar pukul 22.00 Wita malam ini melalui WAnya di Makassar seputar tewasnya seorang mahasiswa yang juga berprofesi sebagai penjual bakso keliling dibagian selatan Selayar menjelaskan,” Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan meninggalnya Muh Irsal di TKP terjadi dijalan poros Baloiya – Tile-Tile sebelum pintu utama Obyek Wisata Tamamelong dari arah utara.

Sepeda motor merk Yamaha Vega dengan warna merah maron bernomor polisi DD 5163 CO dikendarai oleh lelaki Muh Irsal melaju dari arah utara menuju selatan terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil DAMRI berplat DD 7628 AC warna putih dengan bis biru yang disetir oleh lelaki Tidar Saputra warga Kelurahan Putabangun Kecamatan Bontoharu bergerak dari arah yang berlawanan menuju Kota Benteng ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar. Akibat peristiwa ini, pengendara sepeda motor tewas ditempat kejadian perkara.

READ  Muhammad Ridwan Patta Bone Habiskan Masa Hidup Untuk Dakwah

Apa benar info jika korban Muh Irsal digilas ban belakang DAMRI setelah terpental berkali-kali saat terjatuh dari motornya ? Dengan spontanitas Faisal pun menjawab,” Kalau mengenai informasi itu, pihak kepolisian sementara menyelidiki itu. Olehnya itu kami belum bisa menyimpulkan dari kasus yang menewaskan warga Gowa ini. Nanti setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan pelaksanaan olah TKP lalu kemudian bisa diketahui penyebab kematian korban yang sesungguhnya.” katanya.

Kepolisian, khususnya dari Satuan Lalu Lintas saat ini sedang memintai keterangan lelaki Tidar Saputra (34) selaku sopir DAMRI. Untuk sementara ini, kita belum dapat memastikan kronologis kejadiannya dan masih dalam proses penyelidikan. Apalagi saat kejadian tak satupun warga yang melihatnya. Sopir sudah kita amankan di Mapolres untuk selanjutnya dimintai keterangan. Sementara korban Muh Irsal, setelah divisum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Hayyung Selayar oleh keluarganya langsung dibawa ke kampungnya di Desa Salajangki Kabupaten Gowa melalui pelabuhan penyeberangan Pamatata – Bira di Bulukumba siang tadi.” ungkapnya.

READ  LMP Sulsel lakukan bakti sosial dengan cara Donor darah

Sumber BATARAMEDIA.COM menyebutkan jika awal informasi ini didapatkan dari mantan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H Zainuddin yang menghubungi langsung Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Selayar, AKBP Temmangnganro Machmud, S.Ik MH. Informasi ini kemudian diteruskan kepada anggota Lalu Lintas di Satuan Polres Selayar. Namun H Zainuddin yang ingin dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan belum dapat dimintai keterangannya. Pesan pendek yang dilayangkan via WhatsAppnyapun belum direspon.

 

Penulis ; DSJ

Editor. ; TS