Bataramedia | Bone – Bibit benih jagung hibrida merek NK212 PT. Syngenta Seed Indonesia yang beredar di kab. Bone ter khusunya di kec. Amali adalah bibit pembagian pemerintah, dan ternyata bibit nk212 tersebut ialah bibit palsu. andi reihan menilai adanya bentuk kelalaian dari PT. Syngenta Seed Indonesia sehingga kejadian ini berlarut larut

Menurut andi reihan, bahwa bibit nk212 ini adalah bibit yang sangat di minati oleh petani di kecamatan tersebut bahkan di daerah lain, karena sangat di minatinya maka hal tersebut menjadi dasar para oknum untuk kemudian memalsukan bibit tersebut. Hadirnya bibit palsu ini di akibatkan kelalaian PT. Syngenta Seed Indonesia

READ  Hadapi tantangan Era , BEM FP Unismuh gelar dialog "PEMUDA Dan MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PERTANIAN YANG BERKELANJUTAN DI ERA 4.0"

Ini bibit, sudah pembagian yang di perjual belikan, ehh palsu lagi, jadi ada 2 persoalan yang hadir dan sangat merugikan. Tegas reihan

Kami sudah bertemu dengan pihak PT. Syngenta untuk meminta klarifikasi dan bentuk pertanggung jawabannya tapi sampai hari ini kami menilai belum ada upaya dalam hal tersebut, PT. Syngenta ini adalah perusahaan besar pasti perusahaan punya kekuatan untuk mengunci perangkat perangkatnya sehingga tdk ada oknum yang kemudian menyalah gunakan perangkat dari perusahaan tersebut. Lanjut andi reihan

Maka langkah yang kemudian kita ambil adalah menuntut
pihak pemerintah Kabupaten, provinsi, dan kementrian untuk memutuskan segala bentuk kerjasama dengan PT. Syngenta Seed Indonesia dalam hal pembagian benih pada tahun tahun berikutnya
Menuntut pihak PT. Syngenta untuk bertanggung jawab akan hal tersebut
Meminta kepada pihak polda sulsel untuk mengusut tuntas pelaku yang memperjualbelikan bibit gratis, dan pemalsuan bibit
Hal hal ini akan kita bawa ke pihak yang bersangkutan, pemerintah kab bone&provinsi dan polda sulsel. Tutup andi reihan

READ  Webinar HGN 2020 SMAN 18 Bone Ikut Partisipasi

Laporan : JS

Editor.    : Ts

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here