BATARAMEDIA.COM | Diduga tanpa perencanaan, Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Bira Kabupaten Bulukumba Tahun 2021 siap dilaporkan Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK).

L-Kontak menyoroti proyek tersebut lantaran diduga tidak memiliki dokumen perencanaan. Hal ini diungkap Dian Resky Sevianty, Ketua Divisi Evaluasi DPP L-Kontak.

Proyek yang menggunakan dana APBD oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan itu menurut Dian Resky, tidak tercantum dalam daftar Rencana Umum Pengadaan (RUP).

“Kami ragu jika proyek itu memilki dokumen perencanaan,” kata Dian Resky.

Selain terindikasi tanpa perencanaan, Dian Resky menambahkan jika pada pelaksanaan pekerjaan oleh penyedia jasa PT. Karya Pembangunan Resky, dinding dermaga menggunakan batu dengan ukuran kecil. Dia juga menilai pelaksana mengerjakan jalan beton dermaga yang lantai kerjanya sudah mengalami keretakan.

READ  Masih Pandemi, Pemerintah Tidak Memberangkatkan Jemaah Haji 1442 H

“Dinding dermaga menggunakan batu kecil, kami ragukan mutunya. Belum lagi Jalan beton dermaga, pada lantai kerja mengalami keretakan,” jelas Dian Resky.

L-Kontak menemukan kejanggalan konstruksi pada proyek bernilai Rp..27.600.000.000,- itu pada kualitas material yang diduga tidak sesuai spesikasi teknis hingga mutu lantai kerja dan mutu dinding dermaga diragukan.

L-Kontak berusaha melakukan klarifikasi terkait Proyek Rehabilitasi Pelabuhan Bira kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, tetapi Kepala Dinas tersebut menyarankan ke Kepala UPT. Pelabuhan Bira.

Kepala UPT. Pelabuhan Bira yang berusaha dikonfirmasi oleh L-Kontak atas saran Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan malah menyarankan untuk menghubungi salah seorang yang diketahui berprofesi sebagai Ketua LSM.

READ  Pemuda tangguh..!! Ini Gagasan Amiruddin Jabbar calon ketua KNPI Gowa

“Ada apa ini, kenapa Kepala UPT. Pelabuhan Bira malah menyruh kami menghubungi salah satu rekan LSM? Padahal kami mau klarifikasi terkait proyek tersebut. Memangnya LSM tersebut terlibat atas proyek yang dimaksud?,” jelas Dian Resky.

“Secepatnya kami laporkan ke APH,” tutup Dian Resky

 

(Tim)