Bataramedia | Makassar – Propam Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menghentikan kasus eks Wakapolres Takalar, Kompol N, yang dituduh telah mencabuli pemohon SIM wanita. Kasus ini dihentikan sebab pelapor dan terlapor sama-sama tidak punya saksi dan juga bukti.

Akhirnya sekarang kasusnya berhenti karena sama-sama bingung karena sama-sama tidak ada saksi kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Ibrahim Tompo saat dimintai konfirmasi, (31/12/2020)

Kasus tuduhan perbuatan melanggar asusila ini mulai bergulir Oktober 2020 saat seorang pemohon SIM wanita melapor ke Propam dan mengaku dicabuli Kompol N di ruangannya. Namun, setelah sempat diproses, Propam akhirnya menyetop kasus ini.

Bayangkan Propam saja kerja bingung. Kan itu diproses di Propam, begitu diproses dia (Kompol N) jadi terperiksa ujar Ibrahim.

READ  Kapolres Gowa ; Bila Berkerumun maka kami Bubarkan

Awalnya dia bingung saja kan, ikut (proses di Propam). Lama-lama setelah dia berpikir dan sadar, (Kompol N berujar) Pak saya nggak tahu apa- apa sebenarnya saya didatangin, sambung Ibrahim.

Lantaran pernyataannya itu, dan pelapor tak punya saksi dan juga bukti, Propam akhirnya meminta Kompol N menulis surat pernyataan bahwa sesungguhnya dia juga tahu apa-apa.

Nah sehingga saya nggak mau membela dia tapi kalau kamu benar kamu bikin pernyataan, dia bikinlah pernyataan Pak saya ini didatangi, saya tidak pernah lihat itu cewek terus kejadian-kejadian segala macam di dalam saya bersifat pasif dia yang agresif pungkas Ibrahim.

Sebagaimana diketahui, kasus ini langsung membuat Kompol N dicopot dari jabatan Wakapolres Takalar. Dia dimutasi sebagai pamen pelayanan masyarakat di Polda Sulsel pada (12/10/2020).

READ  Ajak Patuhi Protokol Kesehatan, Bhabinkamtibmas Batangkaluku Gowa Sambangi Warga Binaannya.

 

Laporan : feri

Editor.    : Ts

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here