BATARA MEDIA.COM |  Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri, MSi, MPsi, Psikolog mengaku kaget sekaligus bahagia dan terharu sesaat sebelum memberikan sambutan pada acara Temu Silaturahmi antara Pengurus Dharmawanita Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dharmawanita Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Selayar. Pasalnya, sebelum bangkit menuju podium, tiba-tiba salah seorang anggota Dharma Wanita Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab Selayar membawa kue ulang tahun untuk Ketua Dharmawanita Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Ny Tri Aprilianti Jufri, SE.

“Terima kasih. Saya sangat kaget, terharu dan sekaligus bangga,”
tutur Prof Jufri dengan mimik spontan saat memberikan sambutan di Gedung PGRI Kabupaten Selayar, Jl Jenderal Sudirman, Benteng Selayar, Sabtu, (3/4).
Tri Aprilianti, isteri Prof Jufri hari ini Sabtu, tanggal 3 April bertepatan hari kelahirannya yang ke-53 tahun.

READ  Hadiri Pembukaan IHT, Kacabdisdik Wilayah V Kagumi Kekompakan dan Kebersamaan Guru SMAN 9 Bulukumba

Hadir menyambut rombongan Kadisdik Sulsel bersama Ketua Dharmawanita Disdik Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab Selayar, Drs Mustakim, KR, M.MPd, Ketua Dharmawanita Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kab Selayar. Juga nampak hadir Kepala Bidang SMA, Dr Idrus, SPd.MPd, Kepala Subag Umum, Kepegawaian dan Hukum Disdik Sulsel, Firdausi Topuriti, SE.MM.

Prof Jufri memberi apresiasi khusus terhadap penerimaan dan sambutan yang luar biasa yang diterima bersama rombongan selama berkunjung ke Selayar.

Usai memberikan sambutan, Prof Jufri didaulat memotong kue ulang tahun dan menyuapkannya kepada isteri tercinta sambil memanjatkan doa.
“Selamat ulang tahun, sehat selalu, dan semoga langgeng,” bisik Prof Jufri kepada Tri Aprilianti, sang istri tercinta.

READ  SMAN 3 Bulukumba Gelar Bimtek Strategi Persiapan PTM Terbatas dan Penggunaan Akun Belajar.id Kemendikbud

Prof Jufri mengatakan, peran seorang isteri ASN sangat luar biasa. Ia orang pertama tempat curhat, tempat berbagi dan bercerita. Lebih dari itu, seorang isteri adalah pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Terlebih lagi, di masa pandemi ini, ia merupakan pendamping utama bagi anak-anaknya dalam belajar dari rumah (BDR).

Penulis ; HS

Editor.   ; TS