Batara-Media | Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Prof Dr Muhammad Jufri, MSi, MPsi, Psikolog mengaku kagum dan bangga menyaksikan siswa SMK Negeri 3 Gowa sedang praktek membatik di ruang Workshop Batik SMKN 3 Gowa, Jl Masjid Raya Sungguminasa Gowa, Jumat (06/11/2020).

Hadir mendampingi Kadisdik Sulsel, Sekretaris Disdik Sulsel, H Hery Sumiharto, SE.M.Ed, Kepala Bidang Pembinaan SMK Dra Hj Andi Ernawati, MPd, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Fitri Ari Utami, S.IP, MH, dan Kasi SMK Cabdis Wil II, Asrul, S.Sos, MM.

Kunjungan kerja Prof Jufri ke SMKN 3 Gowa dalam rangka melihat bagaimana persiapan menghadapi pembelajaran tatap muka di SMKN 3 Gowa sekaligus menyaksikan sejumlah hasil karya siswa dan guru yang dipersiapkan untuk program one school one product dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional tingkat Provinsi Sulsel, 25 Nopember 2020.

READ  GP.Ansor Bantaeng Silaturahim ke kapolres Bantaeng sampaikan Agenda kerja dan pelantikan

“Di SMKN 3 Gowa banyak potensi terpendam di sini, di luar yang saya bayangkan. Ternyata wow,” ungkap Prof Jufri bangga dan kagum.

Kekakuman Prof Jufri di ruang Workshop Batik SMKN 3 Gowa, juga berlanjut di ruang Workshop Kriya Kayu, di depan ruangan ini, Prof Jufri yang didampingi Sekretaris Disdik Sulsel dan Kabid SMK takjub menyaksikan reflika perahu phinisi hasil karya guru dan siswa SMKN 3 Gowa.

“Ini sunggu sangat luar biasa, kita harus memberi apresiasi yang tinggi terhadap karya-karya ini,” ungkap Prof Jufri.

Tak hanya sampai di situ, Prof Jufri yang didampingi Kepala SMKN 3 Gowa, H Karnaedy Bolong mengajak pria yang menyukai seni tarik suara ini masuk ke galeri untuk melihat sejumlah karya berupa lukisan dan hasil kriya karu dan kriya logam, baik berupa patung maupun karya seni lainnya.

READ  Cabang Dinas Wil.IX Pangkep Gelar Focus Group Discussion "Menuju Sulawesi Selatan yang cerdas dan berkarakter"

Prof Jufri mengaku bangga melihat hasil karya siswa yang memiliki kualitas tinggi dan estetika khas Sulawesi Selatan, dan ia mengakui sudah layak masuk pasar nasional yang bisa dijadikan asesoris atau cendramata bagi turis lokal dan mancanegara.

Prof Jufri mendorong SMKN 3 Gowa untuk bisa mengimplementasikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Menurut Prof Jufri, kreatifitas, kemandirian dan profesionalisme akan terbangun oleh semua warga sekolah bila mengimplementasikan BLUD, sehingga pencapaian program vokasi sebagai program nasional, serta alumni SMK betul-betul SIAP pakai, bukan hanya sebagai jargon tetapi sebuah kenyataan. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here