Batara Media | Sinjai – Populasi Sapi perah yang sekian lama ini memproduksi susu olahan Susu Sinjai (Susin) Di kabupaten Sinjai di kabarkan terus mengalami penurunan akibatnya produksi susu juga kian turun. Hal ini di sampaikan Kadis Peternakan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai, drh Aminuddin Saat di temui di Kantornya usai menghadiri Kunjungan Kerja Gubernur Sulsel di Sinjai Baru-baru ini.

Menurut Aminuddin populasi sapi perah yang dimiliki kelompok tani ternak memang sejauh ini mengalami penurunan populasi sebagai akibat dari tidak efektifnya regenerasi.

Populasi sapi khususnya sapi perah sebenarnya hampir tiap tahun lahir cuma memang yang lahir pejantan. kondisi lain juga di tambah usia sapi yang terus menua sehingga produksi juga tidak maksimal.

READ  KAPOLSEK BONTONOMPO GOWA PIMPIN OPERASI YUSTISI, BAGIKAN MASKER KEWARGA YANG TIDAK MEMAKAI MASKER

“kalau yang lahir jantan otomatis di jual begitupun juga dengan sapi yang sudah tua kami juga tidak menghalangi masyarakat untuk tidak menjualnya. sebab produksinya juga tidak bisa maksimal.

Pemkab Sinjai sejauh ini terus mendorong kelompok peternak di Sinjai. Pemkab juga selalu memberikan support seperti Back up Vaksin,IG, dan Pelatihan. Namun Pemkab sejauh ini mengalami kendala kurangnya anggaran untuk pengadaan bantuan sapi.

Lanjut Aminuddin Kondisi ini kami sudah sampaikan langsung Pemerintah Propinsi melalui Gubernur.

“Pak Gubernur sangat respek soal pengembangan sapi perah di sinjai. Hal itu di sampaikan langsung saat pak Gubernur melakukan Kunjungan Kerja baru- baru ini.

Menurutnya Pemerintah Provinsi akan menggelontorkan bantuan berupa pengadaan sapi perah ke Pemkab sinjai yang nantinya akan di distribusi ke kelompok.

READ  Kembali PMB Lakukan Aksi Jilid IV pertanyakan Komitmen Bupati Bantaeng

“Pak Gubernur siap bantu, cuma jumlahnya kami tidak tau. yang kita tunggu realisasinya kemungkinan tahun ini” Terang Aminuddin

Ia Juga menyebut jika populasi sapi yang dulunya mampu menopang kebutuhan susu untuk pelajar kini sudah tidak lagi sebab produksi susu tidak maksimal.

Dari data sebelumnya saat ini populasi sapi perah hanya kisaran 14 ekor yang dulu hampir mencapai 40 ekor yang tersebar di beberapa kelompok .

Laporan : Syaruddin

Editor.    : Ts

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here