BataraMedia.com  | Jeneponto – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bantaeng mengecam aksi tindakan represif personil Polres Jeneponto, hal Ini terkait aksi tolak penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja.Tindakan represif tersebut tentunya membuat sakit hati seluruh Kader PMII.

Ketua PC PMII Bantaeng Andi Kurniawan menegaskan sebagai sesama kader pergerakan, rasa sakit yang dialami para Kader PMII di Jeneponto  tentunya ikut pula dirasakan oleh semua Keluarga Besar PMII Bantaeng Ini akibat dari tindakan represif pihak aparat. “Tindakan represif yang dilakukan personil Polres Jeneponto tersebut tidak dibenarkan,” tutur , di Sekretariat PC PMII, Senin (12/10/2020).

Andi Kurniawan menegaskan, menyampaikan pendapat tentunya merupakan hak fundamental yang dijamin dan dilindungi oleh konstitusi. Aksi yang dilaksanakan oleh para Aktifis PMII di Jeneponto merupakan bentuk menyampaikan pendapat terkait penolakan Omnibuslaw. “Kami PMII Bantaeng tentunya sangat mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh aparat Polri, terkhusus Polres Jeneponto” tambah Andi Kurniawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here