Bataramedia.com | Makassar –  Momentum Hari sumpah pemuda 2020 ,  Aliansi Mahasiswa Pertanian Unismuh kembali gelar aksi unjuk rasa / Demonstrasi di Jalan Sultan Alauddin depan kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, Rabu 28/10/2020.

Nampak Mereka membentangkan spanduk dan menutup
jalan Alauddin dari arah Makassar-Gowa.

Aksi di lakukan kembali dengan mempersoalkan pengesahan UU Omnibus Law dan tindakan represif aparat kepolisian yang selama ini marak terjadi.

“Ditengah momentum sumpah pemuda hari ini, lagi-lagi kita meminta agar presiden Jokowi untuk tidak menandatangani RUU Cipta Kerja dan segera menerbitkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu)” Teriak Muslimin dalam orasinya yang juga kordinator mimbar dalam aksi tersebut.

Dia juga menambahkan hentikan tindakan represif aparat kepolisian kepada massa aksi yang bersuara menolak omnibus law Terkhusus di kota Makassar

READ  Datangi kantor Dinas Pendidikan, BPPMPV KPTK ajak DISDIK Sulsel Bersinergi

“dan juga hentikan tindakan represif aparat kepolisian kepada pengunjuk rasa yang menolak omnibus law, karena jelas Konstitusi mengatur itu sebagaimana dalam UU No.9 Tahun 1998” Tambahnya

“Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa Pertanian unismuh Makassar dan dikawal ketat oleh aparat kepolisian.

“jadi aksi kami hari ini sebagai bentuk konsistensi mahasiswa pertanian unismuh dalam menolak omnibus law karena bagi kami bahwa pondasi utama sebuah gerakan adalah konsisten, tetap satu kata Tolak Omnibus Law” Ujar Herman Jendral Lapangan yang juga Ketua Bem Pertanian

Perlu diketahui juga bahwa selain mahasiswa Pertanian, juga terdapat mahasiswa Fakultas Pendidikan Agama Islam dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis yang sama-sama menggelar unjuk rasa dihari yang sama di jl Alauddin Makassar.

READ  25 Titik U-Turn di Makassar Bakal Ditutup Untuk Urai Kemacetan

 

Laporan    :  Tiwa

Editor        : at

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here