BataraMedia | Fraksi Rakyat Bulukumba (FRB) menggelar aksi Hari Peringatan Reformasi yang jatuh pada tanggal 21 Mei 1998 moment dimana  presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden RI. Aksi FRB ini di lakukan di persimpangan jalan jembatan teko Bulukumba, Senin  24/04/2021

Reformasi atau arah baru Indonesia menuju proses demokrasi yang nyata di awali pada tahun tersebut

Andi Cikang selaku Koordinator Fraksi Rakyat Bulukumba mengatakan bahwa aksi yang dilakukan berangkat dari kesadaran akan pemuda untuk mengawal isu-isu nasional maupun isu daerah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat

“Kita sebagai pemuda sudah menjadi kewajiban akan pentingnya mengawal isu-isu seperti pelemahan KPK, UU Omnibus law yang yang mengandung unsur ketidakadilan bagi rakyat Indonesia,” tegasnya.

READ  Nilai PKC PMII Sulsel Gagal, Cabang-cabang di Sulsel Desak Ketum PB Tunjuk Karateker

Lanjut dia, menekankan bahwa aksi tersebut juga tidak boleh luput dari situasi daerah khususnya di Bulukumba yang menuai banyak masalah

“Kita juga tidak menutup mata dengan isu-isu yang menjadi masalah di Bulukumba, salah satunya rencana pembukaan industri kelapa sawit,” tutupnya.

Dari pantauan di lapangan aksi tersebut dihadiri oleh puluhan pemuda yang mengatasnamakan Fraksi Rakyat Bulukumba dengan isu Reformasi dikorupsi, cabut Omnibus law, selamatkan KPK, wujudkan reforma agraria sejati, dan tolak industri kelapa sawit.

 

Laporan    : Tw

Editor        : Ts