BATARAMEDIA.COM | Kasus dugaan pelecehan profesi wartawan yang terjadi di SMAN 5 Makassar membuat geram, baik organisasi wartawan maupun para pewarta yang ada di kota Makassar.

Terkait hal tersebut, sejumlah pimpinan dan Anggota pengurus organisasi kewartawanan dan pengurus sejumlah LSM yang ada di Kota Makassar mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan guna mengklarifikasi insiden dugaan pelecehan profesi kewartawanan.

Pimpinan dan anggota pengurus organisasi kewartawanan dan pengurus teras sejumlah Lsm itu langsung menemui Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Heri Sumiharto di ruang kerjanya guna mendapat kepastian tetang tindakan apa yang ditempuh oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan atas terjadinya tragedi dugaan pelecehan profesi kewartawanan itu, Kamis (30/09/21).

READ  Tim Hukum PERAK dan PWmoi Dampingi Pelaporan si Becce' di Polda Sulsel

Heri Sumiharto menjelaskan terkait langkah yang akan di tempuh oleh disdik sulsel guna menemukan benang merah tragedi itu serta langkah apa yang ditempuh bila dari hasil penelusuran itu jika ditemukan adanya pelanggaran yang terjadi pada insiden tersebut.

Sementara itu, Ketua LSM PERAK, Adiarsa MJ, SH mengatakan, kedatangannya ke Disdik untuk memastikan apa tindakan disdik secara nyata terkait tragedi dugaan pelecehan profesi wartawan yang terjadi si SMAN 5 Makassar.

“Kami minta Disdik Sulsel menjelaskan secara terbuka siapa perempuan mengaku bernama Becce yang melakukan dugaan pelecehan profesi wartawan itu dan anggaran darimana yang dipergunakan oleh Becce yang mengaku sering memberi uang kepada para wartawan yang berkunjung ke SMAN 5 berdasarkan pengakuannya,” jelasnya.

READ  (L-Kontak) siap melaporkan ke Aparat Penegak Hukum terkait pekerjaan Pembangunan Tempat Parkir dan beberapa kegiatan lainnya pada Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ)

Adiarsa juga mempertanyakan kapasitas si Becce di SMAN 5 Makassar yang mengaku mengetahui semua yang ada di SMAN 5 serta mengaku pengelolah keuangan pada sekolah tersebut, siapa orang yang memberi wewenang ke becce untuk menjadi pengelolah keuangan dan memerintahkan becce untuk membagi bagi uang kepada wartawan yang berkunjung ke sekolah itu?.

Adiarsa juga mengatakan, Anggota LSM PERAK yang hadir di lokasi saat kejadian itu, sudah tidak tahan ucapan si Becce yang sangat melecehkan profesi jurnalis dan LSM secara menggeneralisir keseluruhan sehingga dengan spontan berniat membela teman wartawan yang di lecehkan itu.

Pihaknya pun mendesak Heri Sumiharto selaku Pejabat Disdik Sulsel untuk segera menindak lanjuti dan mengambil tindakan tegas terkait kejadian itu dan mengumumkan secara terbuka hasil investigasi yang dilakukan oleh disdik sulsel besok.

READ  SAATNYA KoAliSi FORUM INSAN PERS Se Sulawesi - Selatan BESIKAP

“Kami tunggu hasil investigasi Disdik, kami juga pastikan kesiapan pelaporan resmi ke penegak hukum,” pungkasnya.

Sementara di tempat terpisah saat dikonfirmasi Kepala SMA Negeri 5 Makassar perihal kejadian di medsos, media ini mencoba melakukan konfirmasi melalui selulernya namun tidak dapat dihubungi.

Hingga berita ini turun, sejumlah wartawan dam LSM kecewa dengan komentar ibu bacce soal wartawan Amplop.(**)