Batara Media | Makassar – Pemkot Makassar menggelar Rapat Koordinasi bersama jajaran Forkopimda Kota Makassar serta mengundang para pelaku usaha ekonomi membahas kelanjutan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyakarat (PKM) di Kota Makassar.

Dalam arahannya dihadapan pelaku usaha ekonomi serta camat yang mengepalai satuan tugas Covid 19 dikecamatan, Pj Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddin menekankan, pembatasan kegiatan masyarakat ini dilaksanakan demi untuk kepentingan kita bersama.

Covid 19 ini adalah musuh kita bersama tidak ada lagi kepentingan sektoral, tidak ada lagi kepentingan antar individu, tidak ada lagi bahwa ini untung ini rugi. Tapi ini kita harus lakukan yang terbaik untuk bagaimana mengendalikan covid 19 agar grafiknya tidak terus menanjak kata Rudy di ruang pertemuan Sipakalebbi, (12/1/2021) Namun di sisi lain walaupun diberlakukan pembatasan, Pemerintah tetap menginginkan agar pemulihan-pemulihan ekonomi bisa tetap terus berjalan secara terukur.

READ  Kunker di Sidrap, wakil gubernur Sulsel tinjau progres pembangunan

Artinya, terukur itu jangan pemulihan ekonomi lantas juga menambah beban kita di dalam mobilitasnya, oleh karenanya, pertemuan kali ini itu kita lakukan, sekaligus menyampaikan bahwa surat edaran kita perlonggar sedikit agar ekonomi bisa terus bergerak jelasnya.

Menurut Prof Rudy alasan pembatasan pelaku usaha dilonggarkan hingga jam 10 malam yang sebelumnya hanya sampai jam 7 malam, dikarenakan tim epidemiologi telah memberikan hasil monitoring bahwa dengan adanya pembatasan masyarakat berhasil memperlambat penularan.

Walaupun belum menurun, saat ini kita lihat kurvanya sekarang mulai landai, tidak terus naik kayak tangga. Kita ambil pertimbangan ekonomi, ekonomi juga tidak terlalu tertekan di satu sisi kita menjaga kelandaian ini dan kalau bisa berangsur-angsur turun seiring dengan tingkat kesembuhan yang semakin tinggi dari pada yang terpapar ungkap. Rudy”

READ  Ngeriii....!! di Majene Positif Covid-19 meningkat. Ini kata Satgas Covid-19 majene

Rakor ini dihadiri oleh Kapolrestabes Makassar, Dandim 1408/BS Makassar Kol. Kav. Dwi Irbaya Sandra, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Sundari yang mewakili Dandempom, Lantamal, Kapolres Pelabuhan, Sekda Kota Makassar Muh Ansar, Kepala SKPD serta seluruh camat sekota Makassar.

Laporan : Fr

Editor.    : Ts

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here