BataraMedia.com | Bone – pemerintah kabupaten bone terus berupaya melakukan penertiban aset daerah yang kini masih di kuasai oleh asn baik yang status aktif tapi mutasi dan pensiunan.

di tengah penertiban tersebut pemkab bone mengaku mengapreasiasi kepada asn/pensiunan yang menyerahkan secara sukarela ke pemkab tanpa di minta. seperti rumah jabatan yang berada di Jl. orde Baru yang sudah diserah oleh penghuninya.”

Di ketahui rujab itu sebelumnya di huni oleh Muhammad Ali salah seorang pensiunan pegawai RSUD tenriawari hingga masa pensiun berahir rujab itu di serahkan ke pemkab.

Kepala Bidang Aset Pemkab Bone Andi Duhriati, S.Sos tentu ini sikap baik yang sekiranya perlu di apresiasi bagi eks ASN yang sudah secara sukarela mengembalikan aset daerah  dengan begitu fasilitas pemkab akan lebih terjaga dan mudah di laporkan.

READ  Operasi Zebra Tahun 2020 Kapolres Bantaeng Himbau Masyarakat tertib Aturan Berkendara

“Yang namanya aset daerah maka wajib di kembalikan jika memang sudah merasa tak lagi memiliki hak penggunaan. misalkan ASN yang mengalami mutasi atau memasuki masa pensiun'”

meski ia tak menapik kalau saat ini masih banyak aset daerah yang terdata tapi masih di kuasai oleh asn.

ia mengaku terus menggenjot penertiban aset daerah melalui beberapa mekanisme. diantaranya melakukan persuratan setiap tahun ke pihak yang di identifikasi menguasasi aset. terus upaya prefentif lain yang dilakuakan adalah pemeriksaan surat keterangan pemberhentian pembayaran (SKPP) ini dilakukan sejak 2018 lalu.

Langkah selanjutnya bila dianggap ada kecolongan pemeriksaan SKPPnya maka pihak aset akan melakukan kondinasi ke taspen untuk di lakukan penahanan pencairan gaji bila masih dianggap masih menguasai aset daerah.

READ  PGRI Sulsel Ajak Disdik Sulsel Ramaikan Hari Guru Nasional

Sejak pemberlakuan itu, dirinya mengaku terbantu karena aset yang sedang dalam penguasaan akan teridentifikasi sebelun masa akhir pensiun.

Meskin ia tak menapik sejumlah aset pemkab yang saat ini masih banyak di kuasai oleh eks asn. ‘Keluhnya’.

 

Laporan : Syahruddin

Editor      : At

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here