BATARAMEDIA.COM | Bantaeng – Mengacu pada perjanjiaan kerjasama pihak Universitas Muslim Indonesia (UMI) dengan Pemkab Bantaeng Menuai Sorotan Karena harus terhentikan dengan alasan lahan pembangunan kampus belum siap.

Hal inilah yang mengundang pertanyaan ada apa dengan Pemkab Bantaeng yang tidak mampu menyiapkan lahan padahal dari pihak UMI yang sudah siap membangun kampus dengan Anggaran 126 M. Ujar M Akbar. S.pd, Senin, 8 November 2021

Lanjut, kata dia, Bukankah visi-misi utama bapak Bupati Bantaeng untuk meningkatkan SDM sedangkan adanya kampus UMI di Kab Bantaeng adalah kebutuhan siswa/i yang ingin lanjut ke jenjang perguruan tinggi.

Lanjuat kata, M.Akbar Mempertanyakan Kok Bupati Bantaeng tidak angkat bicara terkait pembebasan lahan hibah kampus UMI, hanya Kabid Perkintan yg angkat bicara padahal yang bertanda tangan pada MOU itu adalah bapak bupati.?

READ  Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate Selayar, Perlihatkan Arogansi Ketika Dikonfirmasi Awak Media

“Momentum untuk mempunyai kampus di Kab Bantaeng harus tertunda dengan alasan lokasi tidak strategis, padahal sudah ada MOU dan PKS antara pihak Pemerintah Daerah dan Pihak UMI bahwa Pihak Pemerintah Daerah Siap menyiapkan Lahan sedangkan pihak UMI Siap Membangun,” Tutupnya.

 

Penulis : TW

Editor.   : AB