BATARAMEDIA.COM | Pembangunan jalan aspal hotmix ruas Bonelambere Desa Lembang Baji Kecamatan Pasi’masunggu Timur – Lajongko Desa Kembang Ragi Kecamatan Pasi’masunggu Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan kembali dilanjutkan. Untuk tahun 2021 ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Selayar telah menggelontorkan dana sebesar Rp 11.255.124.000,- yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan volume panjang 6.350 meter. Diperkirakan pembangunan jalan lingkar hotmix Pulau Jampea akan dapat dirampungkan pada tahun 2022 mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kepulauan Selayar, H Nur Haliq, SE ketika dikonfirmasi Oleh BataraMedia.com beberapa waktu lalu seputar pembangunan lanjutan jalan hotmix khususnya pada lingkar selatan Pulau Jampea meminta kepada media ini untuk menemui Kepala Bidang Bina Marga, Titien Ariany, ST, MT. ” Saya baru ditempatkan sebagai Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Tata Ruang. Olehnya itu ada baiknya jika dikonfirmasi langsung ke Kabidnya. Takutnya saya salah menyebut angka pada nominal anggaran itu.” pungkas dia.

READ  Terkait Tawuran, Ketua DPD Sapma Bapera Sumut Pecat Habib Ghofar dari Pengurus Medan

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kepulauan Selayar, Titien Ariany menyebutkan,” Untuk pembangunan lanjutan jalan hotmix di Pulau Jampea yang meliputi dua wilayah kecamatan masing-masing Pasi’masunggu dan Pasi’masunggu Timur, itu sesuai hasil kontrak yang dimenangkan oleh PT Marga Jampea sudah dimulai sejak 21 Juni tahun ini. Dan menurut informasi pembangunan lanjutan jalan hotmix ini sudah di MC 0. Terkait besaran anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 senilai Rp 11.255.124.000,- dengan volume panjang mencapai 6.350 meter dari Bonelambere Desa Lembang Baji ke Labuang Marege Desa Ma’minasa.

Titien Ariany juga menyatakan bahwa pembangunan jalan hotmix Pulau Jampea akan dapat dirampungkan pada tahun 2022 mendatang dengan tetap mengharapkan adanya bantuan dana dari Pemerintah Pusat di Jakarta. Dengan selesainya pembangunan jalan hotmix mulus di pulau penghasil padi ini maka perekonomian masyarakat setempat akan ikut meningkat apalagi sudah ditunjang dengan pembangunan jaringan PT PLN.

READ  Peduli kemanusiaan, Relawan GUSDURian salurkan bantuan

Sebelumnya oleh salah seorang warga Pakangkang Desa Ma’minasa, Mu’minin telah mempertanyakan akan kelanjutan pembangunan jalan hotmix yang akan melewati rumahnya saat media ini berkunjung ke Pulau Jampea pada 13 hingga 16 Juni 2021 yang lalu. “Sebenarnya kami sebagai masyarakat yang bermukim di Desa Ma’minasa Kecamatan Pasi’masunggu masih was-was terkait pembangunan lanjutan pada ruas Bonelambere Desa Lembang Baji – Lajongko di Desa Kembang Ragi tahun ini.

Apalagi menurut dia, dari seluruh jalan yang ada di Jampea ini yang paling sangat memprihatinkan dan sulit dilewati utamanya di musim penghujan adalah antara ruas Labuang Pakangkang dengan Labuang Marege di Desa Ma’minasa. Selain pendakian yang sangat tajam juga tanahnya labil dan berlumpur. Karena itu jika dimusim penghujang seringkali warga yang melewatinya dengan sangat terpaksa harus meninggalkan kendarannya akibat terjebak lumpur dan kondisi jalan yang sangat licin. Disisi lain pada bagian sisi kanan dari Marege menuju Pakangkang terdapat jurang yang tinggi lagi terjal sedangkan pada sisi sebelah kiri adalah pebukitan yang rawan longsor.” papar Mu’minin.

READ  Sumbangan Wajib Guru  Untuk Masjid Nurul Ilmi Menuai Sorotan dan Dibatalkan

 

Penulis ; DSJ

Editor.   : AB