BATARAMEDIA.COM | Kepala Cabang Dinas HM. Syarkawi Ramly, SE, MM di dampingi Ketua MKPS Drs. Sirajuddin, M.Pd, Pengawas Satuan Pendidikan Hj.Fatmawati, SH, M.Pd dan Staf Cabdin Jumaeda Nurda, SE, melakukan kunjungan ke Satuan Pendidikan yang masuk kategori 3T di Kecamatan Tondong Tallasa Pangkep, Jumat 18 Juni 2021.

Saat pemantauan di SMA Negeri 8 Pangkep, di Desa Bantimurung, menemukan Pelaksanaan PPDB berjalan dengan aman dan lancar, tanpa kendala yang berarti sekalipun dilaksanakan secara offline dimana pendaftar telah mencapai diatas 50% dari kouta yang disiapkan, yang berasal dari berbagai SMP/Sederajat Kabupaten Pangkep, Kabupaten tetangga seperti Barru dan Maros.

Setelah memantau kegiatan panitia PPDB, selanjutnya menyempatkan diri melakukan pertemuan dengan seluruh guru dan tenaga kependidikan. Dalam pertemuan tersebut Kepala SMAN 8 Pangkep, Burhanuddin, S.Ag, melaporkan bahwa Pelaksanaan PPDB dapat berjalan lancar berkat kerjasama yang baik, dan memang segala aktifitas dilakukan di sekolah ini satu pintu sehingga baik administrasi maupun kegiatan lainnya berjalan dengan baik. Beliau juga melaporkan bahwa tahun ini ada beberapa siswa yang lulus ke Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, yang membuat semangat kami semakin bertambah untuk mengawal pendidikan lebih baik ke depan.

READ  Prof Jufri Jadi Narasumber Webinar Puncak HUT Dharma Wanita Sulsel

Kepala Cabang Dinas dalam arahannya menyampaikan bahwa memang sangat dibutuhkan kebersamaan semua stakeholder untuk meningkatkan mutu pendidikan, karena tanpa kebersamaan niscaya apa yang kita harapkan sulit diwujudkan.

Beliau juga berharap semua Satuan Pendidikan dapat menciptakan keunggulan tertentu baik di bidang akademik maupun non akademik sehingga sekolah tersebut diminati dan dibanggakan oleh masyarakat.

“Tidak boleh sekolah yang berada di wilayah 3T pasrah dengan keadaan, karena tidak menutup kemungkinan ada potensi potensi siswa yang dapat dimunculkan dan Inshaa Allah dengan sentuhan hati ikhlas dari bapak/ibu guru, siswa tersebut akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang ujarnya”

Syarkawi juga mengingatkan bahwa menjelang tahun ajaran baru ini agar Tim Pengembang Kurikulum Sekolah, membuat KTSP harus sesuai dengan kondisi Satuan Pendidikan, baik sarana prasarana, sumber daya manusia, intake siswa dll, yang nantinya dijadikan pedoman dalam pembuatan RPP, karena seorang guru wajib hukumnya membawa perangkat pembelajan yang telah disetujui oleh Kepala Sekolah masuk ke dalam kelas.

READ  GMMP SULSEL RUU OMNIBUSLAW DISAHKAN MENYAKITI HATI RAKYAT

Selanjutnya salah satu staf Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Pangkep, Jumaeda Nurda selaku penanggungjawab aplikasi E-pak guru, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat tidak lagi dilaksanakan secara manual, tidak perlu lagi membawa setumpuk berkas, cukup mengupload dokumen asli melalui aplikasi simpedik dan aplikasi e-pak guru untuk pengusulan kenaikan pangkat.

Dengan mengupload dokumen asli, dengan salah satu tujuannya agar dokumen tersebut aman, sekalipun fisiknya hilang atau terbakar misalnya. Jumaeda menjelaskan bahwa cara menscan dokumen harus rapi, jelas dan teratur agar tim penilai tidak kesulitan membacanya. Aplikasi e-kinerja guru ini diuji cobakan untuk kenaikan pangkat guru periode Oktober 2021. Pada kesempatan ini disampaikan pula bahwa pengusulan Satya Lencanapun juga telah dilaksanakan mulai tahun lalu melalui aplikasi dan tidak menutup kemungkinan segala urusan administrasi akan dilaksanakan semua melalui aplikasi termasuk KGB mengakhiri penjelasannya.

Setelah pertemuan di SMAN 8 Pangkep usai, rombongan Kacabdin melanjutkan perjalanannya ke SMKN 9 Pangkep, dengan melalui jalan terjal dan berliku. SMKN 9 satu satunya Sekolah Kejuruan yang berada di daerah 3T, yang di kelilingi gunung, berbatasan dengan Kabupaten Barru dan Bone.

READ  Sambut Tahun 2021, Presiden Yakin Indonesia Mampu Bangkit dan Lakukan Banyak Inovasi

Di SMK Negeri 9 Pangkep juga ditemukan Penerimaan Siswa Baru berjalan lancar. Panitia telah membuka pendaftaran sejak hari Senin lalu dengan protokol kesehatan yang ketat, sekalipun di daerah tersebut tidak ditemukan kasus covid 19. Sekalipun sekolah tersebut di dukung oleh 5 sekolah penyangga di Kabupaten Pangkep dan beberapa sekolah penyangga dari Kabupaten Barru dan Bone, akan tetapi dari setiap tahunnya tidak lebih dari 100 siswa yang tertampung pada 3 jurusan yang disiapkan, karena animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikannya masih rendah.

Kepala Cabang Dinas juga menyempatkan waktu berkunjung ke beberapa ruangan kelas, perpustakaan, laboratorium dan musallah yang pada tahap pembangunan atas swadaya guru dan masyarakat sekitar.
Penataan halaman yang rapi dan asri dengan latar belakang gunung di sekelilingnya membuat perasaan damai ingin berlama lama di sekolah tersebut. Sore hari rombongan kembali ke Pangkajene untuk melanjutkan tugas rutinitas di kantor.

 

Penulis : HS

Editor.    : AB