Bataramedia | Bantaeng – Pasar Rakyat Sino’ Kelurahan Tanahloe Kecamatan Gantarangkeke Kabupaten Bantaeng telah diresmikan oleh Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan pada hari Rabu 30 Desember 2020.

Pasar yang selesai pembangunannya akhir tahun 2019 dan sempat terkendala pengoperasiannya sehingga menjadi bulan-bulanan GMNI Bantaeng selama 3 kali aksi unjuk rasa menuntut segera dimanfaatkan hingga berbuntut Surat Pernyataan Kadiskumdag dan ucapan janji kabid perdagangan.

“Tentunya sebuah kesyukuran akhirnya Pasar Sino’ Tanahloe Gantarangkeke di resmikan dan ini merupakan kado manis untuk masyarakat Tanahloe sekaligus malapetaka untuk Kadiskumdag dan Kabid Perdagangan dalam menyambut tahun 2021” Ucap Jalil Abede Ketua Cabang GMNI Bantaeng, Kamis (31/12/2020).

Bertempat di Sekretariat GMNI Bantaeng Jl.Pepaya No. 9 dia menambahkan bahwa peresmian ini hanya sekedar acara seremonial belaka yang artinya belum ada asas manfaatnya sebagaimana isi surat pernyataan Kadiskumdag.

READ  Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Bantaeng Resmi Berganti, GMNI Titip Pekerjaan Rumah

“Peresmian hanya sekedar acara seremonial belaka dan artinya belum digunakan, serta sumpah kabid perdagangan didepan wakil Bupati, sama-sama siap mundur dari jabatannya apabila pasar tersebut tidak digunakan paling lambat desember 2020” Tambahnya yang juga pemuda asal Tanahloe ini.

Ditempat yang sama Ridwan Gallarang selaku jenderal lapangan unjuk rasa GMNI tiga kali berturut-turut menuntut pemanfaatan pasar ini menambahkan, bahwa kita mesti menolak lupa dan belajar dari pasar rakyat Lonrong diresmikan namun tidak digunakan saat ini.

“Menjadi hal positif bagi masyarakat sekitar Tanahloe untuk dapat meningkatkan kualitas hidupnya dengan berdagang dipasar tersebut apabila betul-betul ada pemanfaatanya, kita menolak lupa dan belajar dari pasar rakyat Lonrong diresmikan namun tidak digunakan saat ini” Tutur Ridwan Gallarang.

READ  GMNI Bantaeng Pertanyakan Maksud Dimuatnya Surat Kadiskumdag Dalam Berita Dengan Narasumber Tidak Dikenalnya

Sebelumnya Ir.Meyriyani Madjid selaku Kadiskumdag bertanda tangan diatas surat pernyataan dengan mengetahui Jalil Abede ketua Cabang GMNI Bantaeng, siap mundur ketika pasar tidak digunakan paling lambat Desember 2020, begitupun kabid perdagangan didepan Wakil Bupati.

“Untuk itu sehari lagi kita akan saksikan, apakah pasar ini digunakan ? Ketika hanya peresmian maka ketegasan Bupati dan wakil bupati Bantaeng akan diuji sebagaimana isi surat pernyataan kadiskumdag dan ucapan janji kabid perdagangan dihadapan wakil bupati” Kuncinya menantang dua pucuk pimpinan Bantaeng.

Laporan : Tw

Editor     : Ts