Pemilik ToKo Mini Market Surya Jaya, Haryanto

BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar    Kasus dugaan pencurian di Toko Mini Market Surya Jaya yang menyeret JF (42) salah seorang warga Jl KH Hayyung Benteng Kecamatan Benteng Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Selayar. Sementara Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Kepulauan Selayar melalui Kepala Unit Tindak Pidana Umum (Kanit Pidum) Aipda Kaharuddin, SH menyatakan jika tak ada aral melintan, Senin (30/08/21) timnya sudah akan melakukan tahap II yakni penyerahan Barang Bukti (BB) dan tersangka terhadap JF usia 42 tahun.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Selayar melalui Kanit Pidum, Aipda Kaharuddin yang dikonfirmasi via WhatsAppnya, Jumat (27/08/21) sekitar jam 19.25 Wita malam ini menyatakan jika tidak ada halangan, Senin pekan depan tim penyidik Satreskrim Polres akan melakukan tahap II yakni penyerahan barang bukti dan tersangka. Sebab pihak penyidik Kejari Kepulauan Selayar menyatakan bahwa kasus ini sudah dianggap lengkap berkasnya atau sudah dinyatakan P21. Tersangka JF yang saat ini sedang mendekam dalam sel tahanan di Markas Kepolisian (Mapolres) Jl Robert Wolter Monginsidi Benteng juga sudah siap untuk dilimpahkan ke Kejaksaan.” ungkap Kaharuddin.

READ  Kepala Desa Bulu Sirua Diduga Curang dalam Pemilihan Anggota BPD, Masyarakat sampaikan keberatan.

Pernyataan ini juga dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Selayar melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum), Mirdad Apriadi Danial, SH. “Kasus dugaan pencurian yang melilit JF sudah diterima oleh penyidik Kejari Kepulauan Selayar beberapa waktu lalu. Setelah melakukan penelitian berkas perkara terhadap dugaan pencurian ini, pihak Kejaksaan juga sudah menyatakan lengkap (P21) dan diminta kepada Tim Penyidik Pidana Umum Polres untuk segera menyerahkan BB dan tersangkanya. Setelah penyerahan BB dan tersangka maka dalam waktu dekat kami akan melimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Selayar untuk disidangkan.” pungkas Mirdad via WhatsApp yang diterima Bataramedia.com malam ini.

Haryanto pemilik Toko Mini Market Surya Jaya saat menemui media ini di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Kelurahan Benteng Selatan, sore tadi meminta agar dapat mengawal proses hukum mengenai kasus ini, baik di Polres maupun di Kejari Kepulauan Selayar. “Sebagai korban kami tetap berharap media ini dapat mengawal proses hukum hingga berakhir dimeja hijau. Biar menimbulkan efek jerah bagi pelaku.” katanya.

READ  Sandera Kasus Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp43 Triliun , Jusuf Rizal: Ada Apa Dengan Kejagung?

Selain itu, ia juga berharap kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kepulauan Selayar nantinnya agar dapat memberikan hukuman yang setimpal dan maksimal sesuai pasal yang dilanggar oleh JF. Hukumannya mesti maksimal agar dapat menimbulkan efek jerah dan memunculkan penyesalan atas perbuatannya. Karena dari 7 kali melakukan pencurian berdasarkan hasil rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) pada tanggal 12, 14, 23, 27 dan 29 Juni serta 1 dan 2 Juli 2021 yang kemudian dilanjutkan pembuntutan oleh dua karyawan saya, itu sudah dipastikan bahwa JF adalah pelakunya. Kedua saksi saya yakni Sri Maya Novita Dewi (20) seorang warga Kampung Tangnga Desa Teluk Kampe Pasi’masunggu Pulau Jampea dan Putri Wulandari (21) warga Palemba Desa Kalepadang Kecamatan Bontoharu Kepulauan Selayar.” pungkasnya menjelaskan.

READ  Di Pagar Lokasi Penambangan Pasir Pantai di Bontosikuyu

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB