BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar Mantan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Propinsi Sulawesi Selatan, H Andi Muhammad Hasan Basri Ambara mendapatkan desakan dari masyarakat Sinjai untuk maju berkompetisi memperebutkan Kursi 01 pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sinjai yang menurut agenda Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) akan digelar pada Rabu 27 Nopember 2024 mendatang. Akan tetapi oleh Ambarala, panggilan akrab teman sejawatnya cuma meminta,” Biarkanlah keinginan dan animo masyarakat untuk mengalir dulu.” katanya.

“Kita akan melihat situasi satu tahun kedepan. Jika animo masyarakat Sinjai mengalir deras dan memiliki barometer yang serius untuk mendorong dan menginginkan diri saya untuk menjadi pemimpin di Bumi Panrita Kitta, nanti akan menjadi bahan pertimbangan khusus untuk mengambil sebuah keputusan. Apalagi sudah dua kali saya maju sebagai calon Bupati di Pilkada Sinjai dan hasilnya gagal. Namun kegagalan hari ini akan menjadi proses pembelajaran untuk meraih kesuksesan di hari esok jika dibarengi dengan niat yang tulus dan ikhlas untuk membangun daerah.” tandas Direktur Pusat Kajian Budaya dan Ilmu Pemerintahan Indonesia ini.

READ  Anggota DPRD Sulsel Bachtiar S.Km, gelar Silaturahmi dan Serap Aspirasi siswa SMA dan SMK

Oleh karena itu, kendatipun banyak desakan dan permintaan dari keluarga dan simpatisan fanatik Pendiri Surat Kabar Umum INTIBERITA Makassar ini, untuk mencalonkan diri tetapi bagi Ambarala masih memiliki sejuta pertimbangan untuk ikut bertarung pada Pilkada Sinjai mendatang. Sebagai pejabat yang melanglang buana pada sejumlah jabatan strategis di Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan namun beliau mengungkapkan kalau dirinya sudah mempunyai pengalaman dua kali mencalonkan diri maju sebagai Bupati Sinjai. Sehingga secara otomatis kata pamong senior Sulsel ini, dua kali gagal adalah merupakan sebuah pembelajaran yang cukup berarti baginya.

Malahan pada kegagalan itu lanjut dia, akan menjadi instrumen politik yang dapat dijadikan bahan kajian dan pertimbangan serta tolok ukur untuk memandang lebih jauh kedepan.” Saya sangat berterima kasih dan menghargai serta mengapresiasi keinginan masyarakat Sinjai khususnya yang menghendaki untuk memanggil saya kembali bertarung memperebutkan kursi terwahid di Kabupaten Sinjai pada Pilkada Bupati Sinjai tahun 2024 mendatang.” imbuhnya.

READ  Benahai Struktural, PKB Bantaeng Gelar Pra muscab; Bupati Bantaeng bilang begini

“Sebagai manusia biasa yang menginginkan kesuksesan itu pasti ada. Namun dibalik itu mesti harus diukur lebih dahulu akan kekuatan yang kita dimiliki termasuk kekuatan animo masyarakat yang sudah serius akan memilih kita serta kemampuan finansial untuk menghadapi pertarungan politik yang semakin berat. Ini yang mesti harus diukur secara matang sebelum mengambil keputusan.” tambahnya Ambarala yang juga pernah menjadi calon Bupati Sinjai berpasangan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai pada periode lalu.

Sekedar untuk diketahui oleh publik bahwa Komisi II DPR RI bersama Pemerintah dan penyelenggara pemilihan umum telah menyepakati hari pemungutan suara Pemilihan Umum tahun 2024 yakni Pemilu Presiden dan Legislatif akan dihelat pada Rabu (28/02/2024) sedangkan hari pemungutan suara untuk Pilkada serentak 2024 akan jatuh pada Rabu (27/11/2024).

READ  Maju Pilkades, Hj Rosni Siap Jadikan Desa Bonto Cinde Mandiri Dan Maju

Hal itu diputuskan dalam rapat antara Komisi II DPR RI, Pemerintah dan penyelenggara Pemilu yang terdiri dari Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu pada Kamis 3 Juni 2021 yang lalu.

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB