BATARA MEDIA.COM | Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Bulukumba kembali gelar pertemuan rutin, pertemuan kali ini dilaksanakan Kamis kemarin (27/5) di SMA Muhammadiyah Bulukumba sebagai tuan rumah.

Selain menghadirkan Kepala Cabang Dinas (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM, juga menghadirkan Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) Bulukumba yang diwakili Pengawas Bina SMA Muhammadiyah, Mursaling, S.Pd, M.Pd.

Adapun agenda pertemuan MKKS SMA Bulukumba kali ini adalah penyampaian informasi penting terkait pendidikan dari Kacabdisdik Wilayah V, dan penyampaian informasi kondisi persekolahan dan jadwal rencana kegiatan di satuan pendidikan oleh Ketua MKKS SMA.

Selanjutnya, penyampaian informasi pendidikan secara umum di Wilayah Bulukumba dari Ketua MKPS, dan agenda yang tak kalah pentingnya membicarakan persiapan Kompetisi Sains Nasional (KSN) dan Penilaia Akhir Tahun (PAT) bagi siswa kelas X dan kelas XI jenjang SMA.

Kacabdisdik Wilayah V Bantaeng – Bulukumba pada kesempatan itu, kembali merefresh dan mengingatkan kepala seluruh kepala UPT satuan pendidikan (Satdik) SMA di Bulukumba yang hadir, supaya memperhatikan kebersihan lingkungan sekolah di musim penghujan saat ini.

READ  Nilai ‘Kawin Massal’ Terbesar, Prof Jufri Apresiasi Kinerja Kepala SMKN 2 Makassar

Demikian juga dengan program penghijauan di lingkungan sekolah (menanam pohon, red) yang telah dicanangkan Bapak Plt Gubernur Sulsel melalui Disdik Sulsel beberapa waktu lalu harus tetap berkelanjutan.

“Dan untuk pohon yang sudah ditanam di lingkungan sekolah pada Gerakan Penghijauan Sekolah (Serentak Menanam Pohon, red) pada puncak peringatan Hardiknas 2 Mei lalu supaya tetap terpelihara agar bertumbuhkembang,” harap mantan Kepala Seksi Pembinaan SMA Cabdisdik Wilayah I Maros – Malassar ini.

Haris juga menyampaikan, terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan dana BOS, pihaknya meminta kepada seluruh kepala sekolah (Kepsek) untuk pelibatan seluruh tim-tim kerja yang ada di sekolah.

Demikian juga dalam pengelolaan dana BOS harus menganut manajemen transparansi dan akuntabel agar tepat sasaran penggunaannya, dengan melibatkan dewan guru dan seluruh warga sekolah termasuk komite.

READ  SD Negeri 22 Belopa Kab.Luwu Butuh Tambahan Ruang Kelas

“Kepsek wajib hukumnya untuk memasang papan bicara (papan informasi) di sekolah terkait dengan jumlah dana BOS yang diterima sekolah, termasuk item-item pembiayaannya sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dana BOS.

Keberadaan papan informasi dana BOS di sekolah, kata Haris, dapat menepis munculnya kecurigaan-kecurigaan warga sekolah dan masyarakat terkait dengan penggunaan dan pemanfaatan dana BOS oleh kepala sekolah.

“Untuk itu agar Kepsek tidak selalu dicurigai terkait penggunaan dana BOS, Saya menghimbau agar memajang papan informasi dana BOS di sekolahnya masing-masing yang mudah dan dapat dilihat oleh seluruh warga sekolah dan masyarakat,” ujar Haris yang jebolan Magister Manajemen Sumberdaya Manusia (MSDM) UMI Makassar ini.

Pada kesempatan yang sama, Pengawas Bina SMA Muhammadiyah yang mewakili Ketua MKPS Bulukumba, Mursaling, S.Pd, M.Pd menyampaikan beberapa program besar yang telah dan akan dilaksanakan oleh Kemdikbudristek, termasuk program sekolah penggerak dan guru penggerak, serta program lainnya.

READ  Di SLBN 1 Makassar, Prof Jufri resmikan kegiatan Aksesibilitas Fisik dan Gelar Produk

Putra Kelahiran Bone ini, secara gamblang memaparkan strategi-strategi pembelajaran di masa pandemi corona melanda saat ini. Termasuk, tentang pentingnya memelihara kebersihan lingkungan sekolah dan pemberian layanan pendidikan dan layanan kepada masyarakat di sekolah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) sesuai himbauan pemerintah.

Sementara Ketua MKKS SMA Bulukumba Drs Syamsurijal, M.Pd pada kesempatan itu menyampaikan informasi terkait Penerimaa Peserta Didik Baru (PPDB) SMA yang akan dimulai 14 Juni mendatang.

Olehnya itu, ia berharap kepada seluruh kepala UPT SMA untuk menunjuk operator PPDB yang berkinerja dan berintegritas. Ini penting, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang melenceng dari aturan Juknis PPDB, yang notabene kadang dilakukan oleh operator.

 

Penulis ; RLS

Editor.   ; TS