Minimalisir Korupsi di Selayar Tipikor Polres Sosialisasi “Aplikasi Lapor Korupsi”

285

BATARAMEDIA.COM |  Kepulauan Selayar    Pasca pelaksanaan Launching Aplikasi Lapor Korupsi serta penandatanganan perjanjian kerjasama program perubahan “Optimalisasi Pengawasan Tindak Pidana Korupsi Melalui Kebijakan dan Sistem Terintegrasi Menunju Sulawesi Selatan Bebas Korupsi” oleh Direktur Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan bertempat di Mapolda Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan Km 16 Kota Makassar, Kamis (07/10/21) pekan lalu.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Selayar melalui Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Kanit Tipikor) pada Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim), Ipda Suhardiman, SH, M.Si kepada media ini mengemukakan,” Aplikasi Lapor Korupsi adalah merupakan proyek perubahan dari Ditkrimsus Polda Sulsel sebagai upaya dalam melakukan pengawasan dan pencegahan tindak pidana korupsi yang kemudian ditindaklanjuti oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Selayar dengan melakukan sosialisasi pemasangan banner “Aplikasi Lapor Korupsi” dibeberapa instansi dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Kamis (14/10/21) sekitar pukul 09.30 Wita siang tadi.

READ  TPK Desa Ma'minasa Kebingungan, RAB Rabat Beton Gunakan RAB MCK

Diantaranya, Kantor Bupati Kepulauan Selayar Jl Jenderal Ahmad Yani Benteng, Kantor Inspektorat Daerah, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Kantor Dinas Kesehatan di Parappa Kelurahan Bontobangun Kecamatan Bontoharu. Pemasangan banner ini akan kembali dilanjutkan besok, Jumat (15/10/21) dibeberapa instansi dan tempat-tempat pelayanan publik termasuk dikantor kecamatan daratan dan pulau dalam wilayah Kepulauan Selayar.

Salah satu tujuan pemasangan banner “Aplikasi Lapor Korupsi” adalah agar seluruh warga masyarakat Kepulauan Selayar mendapatkan kemudahan dalam melaporkan indikasi korupsi yang akan terkoneksi langsung kepada Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel. Aplikasi ini merupakan terobosan baru dari Komisaris Besar (Kombes) Polisi Widoni Fedri, S.Ik, SH selaku Direktur Kriminal Khusus Polda Sulsel yang diharapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh Polda di Indonesia.” ungkap mantan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Taka Bonerate ini.

READ  Kebakaran di SMKN 1 Luwuk Bangunan Habis dilalap Api

Lanjut Ipda Suhardiman,” Kita semua sebagai warga Selayar harus menyambut baik dengan kehadiran Aplikasi Lapor Korupsi ini yang dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk pengawasan yang lebih baik dan terarah khususnya sebagai upaya untuk meminimalisasi bentuk kejahatan tindak pidana korupsi yang terus menyeruak.

Sebelumnya kata Suhardiman,” Kita telah melakukan langkah-langkah antisipasi misalnya penyuluhan, kerjasama lintas sektoral, penerbitan berbagai aturan dan penindakan hukum akan tetapi koruptor tetap saja menjamur di negara kita. Karena itu dengan kehadiran aplikasi ini dapat terwujud sebuah komitmen bersama dalam memutus mata rantai tindak kejahatan korupsi secara terintegrasi.

Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Selayar diharapkan dapat mendukung launching aplikasi ini. Dengan aplikasi ini masyarakat akan lebih mudah mengakses sehingga akan membantu pemerintah dalam pengawasan dan upaya pencegahan untuk memberikan kontribusi positif dalam meminimalisir terjadinya korupsi di Sulsel khususnya didaerah ini.” pungkas Suhardiman.

READ  Komisi I DPRD Selayar Panggil Pemda Kuasa Hukum Rahman R, Kecewa Ketidakhadiran Kadis PMD

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB