BATARAMEDIA.COM | Guru memiliki posisi yang sangat penting dan strategis untuk pengembangan kepribadian dan potensi peserta didik.

Untuk itu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKn SMA/SMK Kabupaten Pangkep melaksanakan Rapat Kerja, Sabtu 17 Juli 2021 di Aula SMA Negeri 3 Pangkep.

Ketua Panitia Raker, Basman, S.Pd melaporkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif dan partisipasi seluruh Guru Mata Pelajaran PPKn, SMA/SMK baik negeri maupun swasta se Kabupaten Pangkep.

Pelaksanaan Raker ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam proses pengawalan pembelajaran mapel PPKn, termasuk mencarikan solusi pemecahan masalah agar dapat mengawal tahun pelajaran baru 2021/2022 dengan lebih baik.

Lebih lanjut Basman melaporkan bahwa karena rapat ini adalah pertemuan pertama, sebagai langkah awal, diadakan pembagian masing bidang, ada bidang yang penyusunan perangkat pembelajaran, bidang pengurusan administrasi guru untuk naik pangkat, kenaikan gaji berkala, bidang peningkatan kompetensi guru dan bidang lainnya.

Ketua MGMP Drs. Zaenal Ali Baso dalam sambutannya berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan, dilaksanakan minimal satu kali satu bulan dan dapat menghasilkan produk yang bisa dijadikan pedoman dalam pelaksanaan proses pembelajaran dan juga masih perlu menyesuaikan dengan kondisi pandemi covid 19. Zaenal mengingatkan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan selama pelaksanaan kegiatan. Walaupun kegiatan ini berlangsung selama satu hari akan tetapi saya yakin ada inovasi baru yang lahir dari guru2 PPKn, dengan melihat semangat dan antusias meluangkan waktunya di hari libur ini. Beliau juga berharap mata pelajaran PPKn bisa dilombakan baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional seperti mata pelajaran lain, agar dapat memacu guru2 PPKn termotivasi meningkatkan kemampuannya.

READ  Kacabdisdik Wilayah V Manfaatkan Momentum IHT Sekaligus Bersilaturrahim dengan Guru dan Pegawai SMKN 2 Bulukumba

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Pangkep H.M. Syarkawi Ramly, SE,MM yang didampingi oleh Pengawas Satuan Pendidikan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawaty, SH, M.Pd, dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan tuan rumah sehingga kegiatan ini bisa terlaksana, karena saya menganggap bahwa komunitas MGMP Mata Pelajaran perlu dibangkitkan sebagai wadah pemersatu para guru. Silaturahim seperti ini dijadikan sebagai tempat saling berbagi, saling melengkapi, sehingga hal2 yang menjadi kendala selama ini dapat ditemukan solusi2 terbaik, khususnya menghadapi perkembangan dunia pendidikan.

Di era milinial 5.0 sekarang ini, dituntut guru bekerja maksimal dengan meningkatkan kompetensinya baik kompetensi pedagogik maupun kompetensi profesionalnya.

READ  Wabup Bulukumba Harap Pameran Produk Pertanian di SMKN 10 Bulukumba Lahirkan Petani Milenial yang Bangga Jadi Petani

Lebih lanjut Syarkawi menyampaikan bahwa salah satu kritikan orang tua siswa menghadapi pembelajaran daring adalah munculnya rasa bosan siswa. Diharapkan tantangan ini direspon secepatnya oleh guru2 dengan cara mengasah kemampuan, lebih kreatif dan inovatif penyusun perangkat pembelajaran dan metode pembelajarannya, prinsif paikem semakin dikembangkan. Beliau berharap ada hasil yang bisa diunggulkan dan diandalkan yang dijadikan contoh baik bagi guru mata pelajaran lain mengakhiri sambutannya.

Pada sesi selanjutnya, salah seorang staf Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX, Jumaeda Nurda, SE, sebagai penanggungjawab IT, memaparkan materinya terkait dengan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, e-DGK. Jumaeda menjelaskan bahwa saat sekarang ini Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan telah membuat aplikasi terkait dengan segala urusan administrasi guru dan staf, sehingga dalam pengurusan apapun semakin dimudahkan, lebih efektif dan efisien. Guru dan staf tidak lagi membawa berkas yang bertumpuk kenana2, cukup mengupload dokumen2 pada masing-masing aplikasi. Dia berharap pada proses scanner dan upload dokumen agar memperhatikan kerapian dan kesempurnaannya sehingga tim nantinya tidak kesulitan memberi penilaian. Kelebihan lain, apabila dokumen yang kita pegang hilang, kita tidak kewalahan lagi karena sudah ada tersimpan pada aplikasi, karena itu diwajibkan dokumen yang diupload adalah dokumen asli, bukan pengesahan atau fhotocopy. Diakhir, Jumaeda menyampaikan bahwa penilaian SKP guru dan stafpun sekarang ini menggunakan aplikasi yang dikeluarkan oleh BAKN, dengan periode penilaian setiap 6 bulan (semester).

READ  Prof Jufri Sidak 5 Sekolah di Kabupaten Takalar

 

 

Penulis : SW

Editor.   : AB