Batara Media | Makassar – Gerakan Rakyat Intelektual SULSEL Indonesia ( Garis Indonesia ) kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau MAY DAY di jln pettarani depan hotel lamacca makassar. Sabtu (1/5/2021).

Adapun beberapa point tuntutan dari massa aksi unjuk rasa GARIS INDONESIA sebagai berikut:
1.Cabut UU omnibuslaw yang tidak pro terhadap rakyat
2.Cabut surat edaran larangan mudik
3.Stop liberalisasi pendidikan
4.Revisi Pasal karet UU ITE
5.Tolak PP no. 57 tahun 2021

Muh. Ihsan wirawan Selaku jendral lapangan GARIS INDONESIA Saat di temui awak media lokasi aksi unjuk rasa Menegaskan bahwa melihat kondisi negara Indonesia, sudah jelas bahwa Indonesia saat ini sedang darurat demokrasi. Melihat pemerintah saja sudah mengambil kebijakan yang tidak mengikut sertakan masyarakat sedangkan negara kita adalah negara demokrasi.

READ  Ompi Sulsel Korkam unismuh peringati milad ke-5, ini harapan Demisioner dan ketua DPP Ompi

Lanjut kata ihsan ( Sapaan akrabnya ) Mulai dari disahkannya undang-undang cipta kerja yang bersifat sangat-sangat merugikan para buruh, sehingga menjadi kontroversial di kalangan masyarakat Indonesia dengan adanya beberapa pasal yang tidak Pro terhadap rakyatnya.

Beberapa undang-undang yang dimaksud ini sangat kontradiksi dengan sila ke-5 pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Tapi sampai saat ini masih banyak masyarakat Indonesia tidak merasakan keadilan yang semestinya yang tercantum dalam sila ke-5. Tutupnya

Laporan : Tw

Editor     : Ts