BATARAMEDIA.COM | SEJUMLAH 29 guru SMAN 14 Bulukumba mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi Guru (PKG) yang dilaksanakan selama 2 hari (7-8/7) di Ruang Guru UPT SMAN 14 Bulukumba, Jalan Pelantikan, Desa Salassae, Kec Bulukumpa, Kab Bulukumba.

Workshop PKG yang bertemakan “Inovasi Pendidikan dalam Masa Pandemi Covid-19 dan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah” ini menghadirkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah V Bantaeng – Bulukumba, Haris, S.Kom, MM dan Pengawas Pembina SMAN 14 Bulukumba, Mursaling, S.Pd, M.Pd.

Kehadiran Kacabdisdik Wilayah V menghadiri undangan Kepala UPT SMAN 14 Bulukumba, Muh Jufri, S.Pd, selain untuk membuka kegiatan Workshop juga diberi amanah untuk membawakan materi “Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19 dan Peta Jalan Pendidikan 2021”.

Demikian pula kehadiran Pengawas Pembina SMAN 14 Bulukumba, Mursaling, S.Pd, M.Pd, selain diundang hadir sebagai Pengawas Pembina juga sebagai pemateri dengan materi “Evaluasi dan Penilaian Pembelajaran”.

READ  Tingkatkan Kepedulian Raih Ketakwaan, OSIS SMKN 9 Makassar bagi Takjil Gratis ke Masyarakat

Kacabdisdik Wilayah V Bantaeng – Bulukumba ketika membuka kegiatan workshop ini mengingatkan kepada seluruh guru SMAN 14 Bulukumba yang menjadi peserta workshop bahwa masa pandemi Covid-19 yang sekarang ini masih mendera kita membuat guru tetap harus melaksanakan proses pembelajaran secara daring.

Olehnya itu, memasuki tahun pelajaran 2021/2022 mendatang dan masih dalam suasana pandemi Corona yang masih melanda, seluruh guru diharapkan untuk menerapkan metode-metode dan strategi-strategi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan siswa-siswi untuk tetap mengikuti proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah (BDR).

Selain itu, Pria Berdarah Bugis Sinjai – Bone ini, meminta kepada seluruh guru SMAN 14 Bulukumba untuk senantiasa melakukan evaluasi PJJ atau BDR yang telah dilakukan selama ini di masa Pandemi Covid-19.

READ  Disdik Sulsel dan Polda Sulsel Kerjasama Ciptakan Tertib Berlalu Lintas Bagi Siswa

“Evaluasi ini perlu dilakukan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi siswa-siswi kita dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring, dan mencarikan solusinya dengan berkoordinasi dengan kepala sekolah (Kepsek), wakil kepala sekolah, atau kepada guru lainnya terkait dengan hambatan-hambatan yang dialami siswa,” tegasnya.

Menurut Haris, pembelajaran di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, guru menjadi garda terdepan untuk membuat perangkat-perangkat atau media pembelajaran yang inovatif dan menarik minat siswa untuk mengikutinya.

Guru juga, katanya, menjadi garda terdepan untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan proses PJJ atau BDR di masa pandemi corona ini. Olehnya itu, persiapkan segala perangkat pembelajaran yang diperlukan sebelum memasuki tahun pelajaran baru 2021/2021.

Dan terpenting, tambah Haris yang berlatabelakang Jurnalis ini, jangan lupa selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, dan mencegah kerumunan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

READ  Dinas Pendidikan Prov.SulSel, Bidang PKPLK Menggelar Workshop Bagi Guru Bahasa dan Sastra Daerah

Sebelumnya, Kepsek Muh Jufri, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Workshop ini terlaksana berawal dari sebuah pemikiran dan fakta bahwa mulai maret 2020 sampai saat ini sebagai krisis multidimensi karena Covid-19, sehingga diperlukan terobosan dalam pembuatan perangkat media dan model pembelajaran yang efektif dan inovatif di masa pandemi virus Corona ini.

Olehnya itu, Ia mengharapkan kepada seluruh guru agar mengikuti kegiatan workshop ini dengan baik dengan harapan dapat melahirkan model-model perangkat pembelajaran yang efektif dan inovatif di masa pandemi Covid-19 yang akan digunakan di tahun pelajaran baru 2021/2022 nanti.

 

Penulis : TG

Editor.    : AB