BATARA MEDIA.COM | Mantan Kepala Desa Tanamalala, MD melalui jaringan selulernya tadi malam sekitar pukul 19.30 Wita, Kamis 27/05/21 kemarin kepada media ini mengaku jika sebagian temuannya saat menjabat sebagai orang nomor satu di Tanamalala sudah dikembalikan. Sementara itu, bekas Kepala Desa Labuang Pamajang yang berinisial SI hingga berita ini diturunkan nomor kontak miliknya belum bisa ditemukan.

MD mengaku jika total keseluruhan temuannya saat menjadi Kepala Desa Tanamalala diwilayah Kecamatan Pasi’masunggu Kepulauan Selayar Sulsel memang mencapai hampir Rp 500 jutaan. Itupun sudah termasuk temuan pembayaran pajak yang belum diselesaikan hingga dipenghujung masa jabatannya. Namun belakangan, ia mengaku sudah membayar sebagian dan saat ini masih ada tersisa sekitar Rp 350 juta lebih.

READ  Ketua FKPT Sulsel : Intoleran dan Radikalisme adalah Cikal Bakal Lahirnya Terorisme

“Dari total keseluruhan hasil temuan saya sebagian sudah saya selesaikan. Sehingga yang tertinggal saat ini tersisa dikisaran angka Rp 350 juta lebih. Meskipun begitu kata dia, dirinya tetap akan berupaya untuk menyelesaikan. Jika masih ada kesempatan dan Tuhan memberi rezeki saya masih memiliki niat untuk menyelesaikan.” ungkapnya.

Kalau mantan Kepala Desa Labuang Pamajang, SI memang lebih banyak daripada temuan saya. Karena dia berada dikisaran Rp 500 jutaan,” katanya seraya meminta agar berita ini jangan dulu diekspose secara luas. Alasannya, jangan sampai masih bisa dikondisikan.” tambahnya via media ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Kepulauan Selayar melalui Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Korupsi, Iptu Suhardiman menyebut jika penetapan tersangka MD dan SI masing-masing mantan kepala desa di Pulau Jampea tersisa menunggu penetapan tersangkanya. Dan jika tidak ada halangan pekan depan kedua bekas kepala desa ini sudah akan dikonsultasikan penetapan tersangkanya ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan di Makassar.

READ  Tudang Sipulung Pengurus PEBIDA Kota Makassar

“Jika tidak ada aral melintang rencananya pekan depan pihak tim penyidik dari Satuan Reserse dan Kriminal bersama Unit Tipikor Polres Selayar akan melakukan konsultasi dengan Polda Sulsel guna menjadwalkan penetapan tersangka bekas Kepala Desa Tanamalala dan mantan Kepala Desa Labuang Pamajang yang notabene rekan sejawatnya menyebut SI itu Jokowi. Baik SI maupun MD saat ini masih berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).” pungkas Suhardiman.

Total kerugian negara yang ditimbulkan atas perbuatan dugaan tindak pidana korupsi SI dan MD mencapai miliaran rupiah. Karena untuk SI berada dikisaran Rp 500 juta lebih sedangkan MD juga tidak jauh dari angka Rp 500 jutaan. Meskipun begitu, Suhardiman masih tetap menunggu hasil perhitungan resmi dari lembaga yang berkompoten.” jelas dia.

READ  Penguatan Kelembagaan Bawaslu, Arumahi Urai Empat Poin Penting yang Harus diperhatikan

 

Penulis ; DSJ

Editor.   ; JS