Bataramedia.com | Kaltim – Pesta demokrasi pemilihan kepala daerah se Indonesia 9 Desember 2020 di Kalimantan Timur ada dua daerah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Balikpapan calon tunggal melawan kotak kosong baru tahun ini yang dianggap demokrasi tidak berjalan.

Tri Raharjo, MM Gubernur Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM-LIRA)  Kalimantan Timur mengatakan, bahwa tahun ini saya menilai demokrasi pemilihan kepala daerah tidak berjalan karena aneh calon melawan kotak kosong.

Ada kemungkinan oknum DPRD yang bermain di dalam pesta tersebut, disisi lain kami tetap menyemangati makna demokrasi yang sebenar-benarnya milik rakyat bukan milik pelaku politik yang bertopeng feodalis.

Tentu ada dugaan oknum bermain untuk membangun skenario politik yang mengkaburkan hak rakyat dan hak demokrasi sebenarnya.

READ  Kunker Prof Jufri di Enrekang sangat Padat, Ini Agendanya..!!

Bisa ditebak yang diuntungkan adalah bukan rakyat tapi mereka semua ikut bermain skenario politik tersebut di dalam demokrasi kotak kosong dan saya menghimbau pada masyarakat cerdas mari kita menangkan kotak kosong, tandas Tri.

 

Penulis : JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here