LPK Resmi Laporkan Yayasan Nur Latifah” Terkait Pembangunan WORKSHOP BLK Di Jeneponto

410

BATARA MEDIA.COM | Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Sulawesi Selatan melaporkan dugaan penyimpangan dalam penggunaan Dana APBN untuk Pembangunan WORKSHOP Balai Latihan Kerja (BLK) Di Yayasan Nur Latifah Tahun Anggaran 2020.

 

Terkait hal itu, ketua LPK Sulawesi Selatan  Hasan Anwar mengatakan, bahwa pihaknya telah melaporkan Hj.Basmiati S.Pd M.Pd selaku ketua Yayasan Nur Latifah yang berada di lingkungan Lengke-Lengkese kelurahan Empoang Utara kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto tersebut kepihak Kejaksaan Negeri kabupaten Jeneponto untuk segera menindak lanjuti kasus penyimpangan atau dugaan korupsi terkait penggunaan dana APBN untuk Pembangunan WORKSHOP Balai Latihan Kerja (BLK) tahun anggaran 2020. kata Anwar kepada wartawan, Kamis 24 mei 2021.

READ  Kasus Dugaan Korupsi Dua Bekas Kepala Desa di Jampea Menunggu Penetapan Tersangka

 

Dia juga mengaku memiliki bukti video serta foto-fota dari hasil investigasi Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) tersebut yang di kerjakan SWAKELOLA panitia Pembangunan Balai Latihan Kerja tersebut.

 

“Kita ada bukti-bukti yang menjadi bahan atas pelaporan tersebut,” ucapnya.

 

Menurutnya, jangan buat kendor pelaku korupsi di Indonesia terkhusus di kabupaten Jeneponto, apalagi sampai di duga menggunakan anggaran negara untuk kepentingan pribadi.Bahkan dia mendorong aparat hukum untuk bertindak tegas atas persoalan yang dilaporkan Lembaga Pemberantas Korupsi Sulawesi Selatan ini karena potensi kerugian mencapai Ratusan juta Rupiah

“Harus ada tindakan nyata oleh aparat hukum dalam membongkar kasus yang dilaporkannya ini, karena dengan bukti yang kami dapat membongkar dugaan korupsi yang ada di Naungan Pendidikan Agama kabupaten jeneponto,” paparnya.

READ  Diduga Hasil Korupsi Pakai Bangun Rumah, Kades Bontolebang Dilapor ke Polres Selayar

 

Penulis ; AW

Editor.   ; TS