BATARA MEDIA.COM | Makassar Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Kepala Dinas Pendidikan Prov.Sulawesi Selatan, Prof.Muhammad Jufri, melaunching pembelajaran tatap muka terbatas tingkat SMA,  bertempat di SMA Negeri 21 Makassar, Jumat (09/04/2021).

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas baru dimulai dan diuji coba pada tiga sekolah menengah atas di makassar yaitu SMA Negeri 21 , SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 2 Makassar. dan akan mulai diterapkan pada hari senin, 12 April 2021 dengan protokol kesehayan ketat, dan membatasi jumlah siswa yang hadir hanya 50%, selebihnya mengikuti pembelajaran daring dari rumah.

Prof.Muhammad Jufri dan Plt Gubernur bersama unsur forkopinda meninjau langsung ruang kelas pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di SMA 21, yang terdiri dari 4 ruangan, dua di lantai atas dan 2 di lantai bawah.

Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa terlaksana melalui tahap analisis, dan evaluasi dari tahap bawah hingga bisa dibuka hari ini. Dengan harapan Vaksinasi Covid-19 untuk para guru dan tenaga kependidikan terus dilaksanakan, untuk para pelajar yang tinggal di daerah terpencil dan jauh dari sekolah diharapkan Dinas Pendidikan Prov.Sulawesi Selatan menyiapkan modul dan video offline untuk memudahkan pembelajaran, sehingga anak anak bisa mengikuti pembelajaran dengan baik, demikian pula agar pembelajaran home scholing bisa dilaksanakan untuk memanfaatkan kuota 20% yang ada.

READ  SMAN 15 Bulukumba Dapat Bantuan DAK, Kacabdisdik Wilayah V Lakukan Peletakan Batu Pertama

Bila dalam pembelajaran tatap muka terbatas ada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, agar pihak sekolah segera melaporkan karena sudah disiapkan untuk berbagai penanganan khususnya pengadaan tim medis untuk di sekolah,”Ujar Andi Sudirman.

Kepala Dinas Pendidikan Prov.Sulawesi Selatan, Prof.Muhammad Jufri dalam arahannya menyampaikan bahwa pembelajaran tatap muka ini menindaklanjuti perintah presiden, Joko Widodo dan Plt Gubernur Sulawesi Selatan. Dan hari ini merupakan momen bersejarah dan membahagiakan, karena sudah lama dinantikan oleh sekitar 600 ribu siswa SMA sederajat, para guru dan orangtua siswa.

Pembelajaran tatap muka terbatas ini untuk sementara diberlakukan pada tiga sekolah SMA terlebih dahulu, jika sesuai harapan, maka akan diperluas ke 24 Kabupaten/Kota.Inilah bentuk keseriusan Dinas Pendidikan Prov.Sulawesi Selatan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka,”Ungkap Prof.Jufri.

READ  Lomba LKS Siswa SMK Cabang Dinas Pendidikan Wil.I Tingkat Prov.Sulawesi Selatan

Untuk para guru dari tiga sekolah yang diberlakukan pembelajaran tatap muka terbatas dipastikan telah di vaksin COVID-19 dan untuk para guru ASN dan Non ASN yang ada di kota makassar dan belum Vaksin agar ke Poltekes Banta-Bantaeng, karena sudah ada komunikasi dan komitmen antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Turut Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD SulSel, Pangdam 14 Hasanuddin, Kajari SulSel, Sekretaris Daerah, Wakapolda, Walikota Makassar/mewakili, Kadis Pendidikan Kota Makassar, Kadis Kesehatan SulSel, Kadis Pemberdayaan perempuan SulSel, Kementerian Agama SulSel, Kepala TGUPP SulSel, Sekretaris Dinas Pendidikan Prov.Sulawesi Selatan, Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik SulSel, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik SulSel, Kepala UPT PTIKP Disdik SulSel, 12 Cabang Dinas Pendidikan Wilayah SulSel, Kepala UPT SMA, SulSel, Tokoh Masyarakat BTP, Camat dan Lurah Tamalanrea Makassar, dan participan sebanyak 700 orang yang mengikuti secara Virtual ZOOM yang berasal dari siswa SMA, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah dan UPT Sekolah SMA,se-Sulawesi Selatan.

READ  Sekretaris Disdik Sulsel Buka Lomba Mural Gotong Royong HGN

 

Penulis ; AB

Editor.   ; TS