BataraMedia.com | Makassar – Proyek paket penyusunan DED Stadion Mattoanging tahun 2020 terus bergulir. Penandatanganan kontrak Detail Enginering Design (DED) Dinas Kepemudaan dan Olahraga Prov Sulsel bersama, PT Arkonin Jakarta dan Manajemen Konstruksi (MK) dengan PT Griska Cipta Jakarta telah dilakukan dihadapan Gubernur Sulawesi Selatan.

Menanggapi hal itu Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Komunitas Anti Korupsi (DPP L-Kontak), Tony Iswandi menyatakan bahwa silahkan mereka melakukan apa yang akan mereka lakukan, tapi kami tetap berjalan diatas rel hukum yang telah kami lakukan selama ini, Selasa (06/10/2020).

Iswandi menambahkan bahwa DPP L-Kontak telah diminta oleh KPPU untuk segera melaporkan resmi kasus ini, bahkan LKPP. Hal ini kami lakukan terkait adanya dugaan Persekongkolan Tender sebagaimana yang diatur pada Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Persaingan Usaha Yang Sehat.

Untuk itu Iswandi dan timnya sementara menyusun segala sesuatu terkait pelaporan, baik ke KPPU maupun ke LKPP agar segera ditindak lanjuti guna mendapat kepastian hukum.

“Kami sementara menyusun laporan ke KPPU dan LKPP terkait Proyek paket penyusunan DED Stadion Mattoanging tahun 2020 yang diduga terjadi Persekongkolan Tender. Karena Kami menduga terjadi pelanggaran sebagaimana yang disebutkan pada Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Persaingan Usaha Yang Sehat,” ungkapnya.

Perlu  diketahui Proyek paket penyusunan DED Stadion Mattoanging tahun 2020 ini telah dilaporkan oleh L-Kontak ke Kejaksaan Tinggi Sulsel pada 01 September 2020 dan laporan kasus ini masih terus bergulir. (*)

 

Penulis : Ab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here