Batara Media | Bone – Proses regenerasi kader di tubuh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bone terus bergulir disetiap masa kepengurusan. Seperti halnya Konfercab yang merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkatan cabang dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Hal tersebut digunakan untuk pemilihan ketua umum baru untuk periode selanjutnya sekaligus untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan yang akan demisioner. Sejatinya, kegiatan konfercab ini menjadi momentum bagi seluruh kader PMII di bone untuk menentukan pemimpin baru yang mampu membawa PMII Bone menjadi lebih unggul dan berkualitas.

Dengan jadwal yang telah ditentukan diawal pembentukan panitia, PC PMII Bone akan menggelar Konferensi Cabang pada awal Maret 2021 sesuai dengan apa yg dirilis di batarapos.com saat sebelumnya telah dilakukan pengunduran beberapa kali dengan berbagai alasan dan pada hari ini kembali didapati berita bahwa konfercab kembali di undur dengan alasan yg tidak jelas.

READ  Songsong Indonesia Emas 2045, Dosen PMII Gelar Muktamar Pemikiran

Jadi tak heran jika sampai detik ini telah terdengar banyak sekali pertanyaan tentang apa kabar pengurus cabang hari ini yang telah melebihi masa kepengurusan yang semestinya dan sampai pada detik ini belum ada kejelasan kapan dilaksanakan konfercab. Apa sebenarnya kemauan dari pengurus cabang hari ini dengan segala kejanggalan yang ditemui.

Terlepas dari berbagai ketimpangan yang ada di tataran pengurus cabang, yang kami inginkan di tataran rayon dan komisariat untuk sekarang ini adalah kami diberi kepastian kapan di laksanakannya konfercab.

Mewakili segenap pengurus Rayon Fakultas Syariah dan Hukum Islam, menyampaikan bahwa kami memang tidak pernah menuntut untuk dilaksanakan konfercab, akan tetapi kami paham arti dari kekuasaan. Dalam ilmu politik jelas-jelas dipaparkan bahwa kekuasaan sejatinya harus dibatasi demi terciptanya stabilitas dalam suatu wilayah kekuasaan. Terlepas dari itu kami sudah muak mendengarkan dalih dan dalih dari pengurus cabang yg hanya bisa memberikan janji kepada semua rayon dan komisariat untuk diadakannya konfercab yang ujung-ujungnya di lakukan pengunduran, yang memaksa kami di tataran rayon untuk bersuara dan mempertanyakan apa yang sebenarnya pengurus cabang tunggu sehingga sampai pada hari ini belum dilaksanakan konfercab padahal sudah 2 tahun lebih menjadi pengurus cabang.

READ  Ditunjuk Ikut Lombat Sekolah Sehat; Kepsek SDN 296 Bana, Ini Amanah..!!!

Apa yang menjadi keresahan dan tuntutan kami dari Rayon Fakultas Syariah dan Hukum Islam, itu telah mewakili rayon dan komisariat yang ada di Kabupaten Bone..!!!

“Bagiku diam adalah Emas tapi ketika diamku tak kau Hargai maka bicara adalah Berlian Bagiku dan akan kau liat apa yang akan terjadi.!! Ujar(Dadang Harianto)”

Laporan : JS

Editor     : Tika Siregar putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here