BATARAMEDIA.COM, Kepulauan Selayar Meskipun dihari libur saat mengunjungi keluarga, Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Sulawesi Selatan, Ir H Ady Ansar, S.Hut, M.M.Pub, IPM telah menyempatkan diri melakukan pengawasan dan peninjauan pelaksanaan proyek pembangunan jalan propinsi pada ruas Tanabau (Desa Bontotangnga Kecamatan Bontoharu), Ngapa Loka (Desa Patilereng), Pattumbukang (Desa Lowa) dalam wilayah Kecamatan Bontosikuyu Kepulauan Selayar, Minggu (15/08/21).

Dalam kunjungannya, anggota Komisi D DPRD Sulsel yang membidangi pembangunan ini sempat menegur pihak pelaksana proyek karena tidak melakukan pemasangan papan proyek. Padahal menurut Ady Ansar pemasangan papan proyek pada setiap kegiatan pelaksanaan pembangunan fisik itu wajib dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui besaran anggaran dan rekanannya dilapangan. Disamping volume dan waktu pelaksanaanya. Sementara kegiatan sudah berlangsung selama sepekan.” pungkasnya menjelaskan via selulernya tadi pagi dari Makassar.

READ  Peringati Harlah ke-71, Fatayat NU Bantaeng laksanakan Webinar tentang Perempuan dalam Pusaran Radikalisme Teroris

Sebagai satu-satunya anggota DPRD Sulsel asal Kabupaten Kepulauan Selayar lanjut Ady, tentu harus memberikan kepedulian dan perhatian yang besar terhadap kepentingan dan kebutuhan masyarakat Selayar khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan melekat sebagai anggota legislatif yang membidangi pembangunan.

Selain itu pada tahun anggaran 2022, Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan akan memprioritaskan pembangunan 4 jembatan baru dari Ngapa Loka ke Pattumbukang. Sedangkan selebihnya rehabilitasi, penguatan dan pelebaran jembatan.” tambahnya.

Akibat keterbatasan anggaran sehingga sampai tahun 2021 ini pembangunan jalan propinsi ruas Tanabau, Ngapa Loka Pattumbukang belum pernah mendapatkan anggaran yang besar. Dan untuk tahun 2021 ini Pemprop Sulsel hanya mengucurkan anggaran pada ruas ini sebesar Rp 12 miliar lebih dengan volume panjang 3 km. Sehingga kedepan Pemprop diharapkan dapat mengalokasikan dana minimal Rp 20 miliar setiap tahun agar pembangunan jalan propinsi di Selayar ini dapat dipercepat sebagai akses utama yang akan menghubungkan antara Propinsi Sulsel dan Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jalan darat.” ungkapnya.

READ  Innalillahi Wa Innailaihi Raji'un Turut Berdukacita Atas Berpulangnya Bapak Drs..H. Amiruddin, AM, MM

Jika dalam pelaksanaannya kata mantan anggota DPRD Kepulauan Selayar 3 periode ini, tidak mendapatkan pengawasan yang ketat dari pemerintah dan masyarakat maka akan disayangkan jika terjadi kesalahan prosedur pelaksanaan dilapangan. Apalagi dalam setiap kilometer telah menghabiskan anggaran yang sangat mahal dikisaran Rp 4 miliar. Karena itu dibutuhkan pengawasan ketat dalam proses pelaksanaan pembangunan dilapangan.” katanya.

Berdasarkan laman LPSE Propinsi Sulawesi Selatan pemenang tendernya adalah CV Delima Indah Pratama yang beralamat di Jl KH Ahmad Dahlan Benteng Kepulauan Selayar dengan nilai kontrak sebesar Rp 12.723.978.843,-

Pihak pelaksana proyek yang sekaligus sebagai pemenang tender pembangunan jalan propinsi ruas Tanabau – Nagapa Loka – Pattumbukang Selayar, Herman Winarto membenarkan jika papan proyeknya sementara akan dipasang sebab baru tiba di Makassar kemarin. ” Memang papan proyeknya belum terpasang saat anggota DPRD Sulsel melakukan meninjauan lapangan pada Minggu (15/08/21) kemarin. Sebab kemarin baru tiba di Selayar. Tapi kami janji akan segera dipasang.” kata dia melalui jaringan selulernya, Selasa (17/08/21) pagi tadi.

READ  Unhas Launching Kampus Baru di Selayar

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB