BATARAMEDIA.COM | penambangan pasir pantai diwilayah Desa Laiyolo Kecamatan Bontosikuyu Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan yang sudah berlangsung lama dan menjadi keluhan serta sorotan warga Dusun Baringan ternyata tidak diketahui oleh kepala desanya, Bakhnur Afandi. Ketika ditanya seputar kegiatan penambangan yang sudah semakin memprihatinkan melalui WhatsAppnya Rabu (02/06/21) sekitar pukul 17.30 Wita, ia mengaku tidak tau jika ada aktivitas penambangan pasir pantai diwilayah desanya. ” Saya tidak tau, pak. Dan nanti saya akan konfirmasi kepada pemiliknya.” katanya singkat.

Bahkan saat dikonfirmasi melalui WA nya, Kepala Desa Laiyolo malah balik bertanya kepada media ini. ” Kok saya tidak dikonfirmasi, yah, pak saat ke lokasi ? Lalu kemudian media ini menjawab,” Saya mau konfirmasi ke kita sebagai kepala desa saat kami turun langsung ke lokasi di Binanga Toatoa pada Minggu, (23/05/21) akan tetapi oleh warga sekitar menyebut jika kepala desa sedang berada di Kota Benteng. Beliau banyak di Benteng karena istrinya memang orang disana (Benteng red).” kata salah seorang warga.

READ  Marak Dugaan Korupsi di Selayar Pegiat Anti Korupsi Sulawesi, Djusman AR Angkat Bicara

Ketika ditanya terkait lokasi administratif penambangan pasir pantai di Binanga Toatoa, Dongkalang dan Balindongan, Bakhnur Afandi mengakui jika Binanga Toatoa dan Dongkalan masuk dalam wilayah Desa Laiyolo. Sedangkan Balindongan itu diklain oleh Kepala Desa Laiyolo Baru, Hasanuddin adalah bagian dari wilayah desanya.

Kepala Desa Laiyolo Baru, Hasanuddin yang dikonfirmasi juga membenarkan jika lokasi penambangan pasir pantai di Balindongan eks lokasi pabrik biji besi PT Baraka masuk dalam wilayah administratif Desa Laiyolo Baru.” Balindongan itu masuk wilayah Desa Laiyolo Baru. Tetapi kalau Dongkalang dengan Binanga Toatoa saya sendiri tidak tau, pak.” Iapun mengakui jika aktivitas kegiatan penambangan pasir pantai di Balindongan sudah ditutup. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Selayar, H Muhammad Hasdar bersama beberapa stafnya juga sudah pernah turun ke lokasi itu.” papar Hasanuddin.

READ  Disorot, Penambangan Pasir Pantai di Balindongan

Rapat koordinasi yang akan digelar di kantor Desa Laiyolo Baru hari ini, Jumat (04/06/21) ternyata ditunda. Padahal sebelumnya sudah dikomunikasikan dengan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bontosikuyu, Iptu Abd Hamid. Menurut Kapolsek, semua pemilik lahan disekitar lokasi penambangan akan diundang termasuk warga penambang yang sering melakukan aktivitas dilokasi itu karena sekaligus akan dilakukan sosialisasi dan penyuluhan hukum tentang dampak negatif terhadap pengrusakan lingkungan. “Rapat kita tunda, pak. Rencananya, baru akan digelar pada Senin, (07/06/21) pekan depan.” ungkap Hasanuddin via WhatsAppnya siang ini.

Lanjut dia,” Rencananya kami akan mengundang Kapolsek Bontosikuyu, Iptu Abd Hamid, Camat, Muhammad Aris, tokoh masyarakat setempat, para penambang dan pemilik lahan disekitar bibir pantai dalam wilayah Desa Laiyolo Baru.” pungkasnya.

READ  Pembangunan Workshop BLK Pondok Pesantren Darul ISHLAH Diduga Asal Selesai

 

 

Penulis ; DSJ

Editor.   ; TS