BATARAMEDIA.COM | Tim Penyidik Unit Tindak Pidana Umum pada Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kepulauan Selayar saat ini sedang melengkapi berkas perkara dugaan pencurian yang dilakukan oleh JF (42) warga Jl KH Hayyung Kelurahan Benteng Kecamatan Benteng Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Menurut sejumlah sumber bahwa oknum pelaku adalah seorang warga turunan Tionghoa yang tergolong kaya. Sehingga awalnya banyak warga yang kurang percaya jika seorang JF berprilaku tidak terpuji.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Selayar melalui Kepala Unit Tindak Pidana Umum (Kanit Tipidum) Aipda Kaharuddin menyatakan jika berkas perkara dugaan pencurian yang terekam CCTV di Toko Mini Market Surya Jaya Jl Andi Pangerang Petta Rani Kelurahan Benteng Selatan kini sedang dalam proses pemberkasan untuk persiapan pelimpahan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Selayar. Sejumlah saksi dan tersangka sudah diperiksa termasuk pemilik Mini Market Surya Jaya, Haryanto.

READ  Tak Di Sangka Ketua PDUI Kabupaten Jeneponto, Diduga Perintahkan Honorer Lakukan Pungli Pasien BPJS

Kaharuddin juga menyebut jika barang bukti untuk sementara yang berhasil disita adalah pakaian tersangka yang dipakai saat melakukan pencurian berupa baju jacket dan celana panjang. Sedangkan barang yang berhasil dijarah selama beberapa hari di toko Mini Market Surya Jaya tidak dapat diperlihatkan atau dimunculkan. Namun dalam rekaman CCTV pada tanggal 12, 14, 23, 27, 29 Juni serta pada tanggal 1 dan 2 Juli 2021 dinilai sangat menguatkan sebagai bukti dalam perkara ini.” ungkapnya saat dikonfirmasi via WhatsAppnya malam ini sekitar pukul 20.50 Wita, Rabu (14/07/21).

Kaharuddin juga berjanji akan menginformasikan kepada media ini jika berkas perkara dan barang buktinya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri setempat. “insha Allah secepatnya akan kami limpahkan ke Kejaksaan. Dan kami akan memberikan informasi jika akan dilimpahkan nanti.” katanya seraya menambahkan bahwa perbuatan tersangka JF akan dijerat dengan pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

READ  Terkait Dugaan Korupsi Bandara H Aroeppala Padang Djusman AR Suppor Kejari Kepulauan Selayar

Sebelumnya, korban Haryanto juga menyebutkan jika setelah dilakukan pengecekan hasil rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) yang terpasang di toko itu telah diperoleh bukti yang sangat menguatkan jika JF itu adalah pelakunya. Saat melakukan aksinya oknum pelaku berpura-pura membawa keranjang berwarna biru sambil berputar-putar didalam toko dan mengambil barang berupa minyak gosok, sabun, minyak rambut dan lain-lainnya. Setelah melihat situasi dan kondisi dalam keadaan aman, barulah satu persatu barang yang diambilnya dimasukkan kedalam saku celananya. Setelah itu kemudian menuju kasir untuk melakukan pembayaran.” jelas Anto.

Haryanto mengimbuhkan jika kecurigaan ini muncul pada 1 Juli 2021 itu. “Anak saya Gebriella (17) mulai melihat gelagat yang mencurigakan pada diri JF nanti Kamis 01 Juli 2021. Melihat gelagat aneh ini, iapun memerintahkan salah seorang karyawan bernama Sri Maya Novita Dewi (20) untuk mengintip dari jauh. Dan alhasil benar adanya jika JF telah melakukan dugaan pencurian dengan cara memasukkan barang ke dalam saku celana pada bagian kiri dan kanan. Dari dasar inilah maka kami telah mengambil langkah dengan melaporkan JF ke Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Selayar.” tambahnya.

READ  Aksi Pencurian Terekam CCTV di Mini Market Surya Jaya Pelaku Sudah Ditahan di Mapolres Selayar

 

 

Penulis : DSJ

Editor.   : AB